Anak korban intimidasi mengaku kapok datang ke CFD lagi

PERISTIWA | 8 Mei 2018 00:12 Reporter : Ronald

Merdeka.com - D, anak Susi Ferawati mengaku dicecar 17 pertanyaan oleh penyidik perihal dugaan intimidasi yang diduga dilakukan massa berkaus #2019GantiPresiden saat Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-MH Thamrin. Saat itu dia tengah menikmati liburan bersama sang bunda.

Usai diperiksa, D mengaku tak mau lagi hadir ke CFD usai peristiwa yang menimpanya Minggu kemarin. Meski diakuinya saat ini perasaan takutnya sudah hilang.

"Enggak (mau hadir lagi ke area CFD). Biasa saja (sudah tak takut lagi atas kejadian lalu)," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/5).

Sementara itu terkait pemeriksaan dijelaskan oleh kuasa hukum korban, Ferdian Santoso. Dia menjelaskan dari 17 pertanyaan, kebanyakan seputar kejadian saat itu. Dalam pemeriksaan kali ini, D didampingi seorang petugas Dinas PT2P2A DKI Jakarta.

"Intinya adalah soal kejadian di Car Free Day pada 29 April 2018," katanya.

Seperti diberitakan, rekaman video dugaan intimidasi terhadap sejumlah orang berkaos #DiaSibukKerja termasuk Susi menjadi viral. Dalam rekaman itu, sejumlah orang berkaos #2019GantiPresiden mengerubungi dan mengimingi-imingi uang kepada mereka yang mengenakan kaos #DiaSibukKerja.

Baca juga:
Stedi bantah tuduhan peristiwa intimidasi di car free day setingan
Datangi Polda Metro buat diperiksa, anak korban intimidasi di CFD ketakutan
Diperiksa polisi, Stedi ceritakan intimidasi yang dialami saat car free day
Pria korban intimidasi di car free day diperiksa polisi
Fadli Zon sebut Brimob bersenjata ke kantor Gerindra sebagai intimidasi
Kantor Gerindra didatangi Brimob, Kapolri diminta copot Kapolda Jateng

(mdk/cob)