Anak TKW Hilang Kontak dengan Ibu Selama 17 Tahun: Pak Jokowi Saya Mohon Bantuannya

Anak TKW Hilang Kontak dengan Ibu Selama 17 Tahun: Pak Jokowi Saya Mohon Bantuannya
Sinta Rismaya anak TKW asal Cianjur hilang kontak dengan ibunya bekerja di Malaysia. ©2021 ANTARA
NEWS | 2 Juni 2021 04:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sinta Rismaya (18) mengharapkan bantuan pemerintah dan Presiden Joko Widodo. Dia berharap ibunya yang hilang kontak selama 17 tahun setelah bekerja sebagai TKW di Malaysia, bisa ditemukan dan dipulangkan.

"Kami berharap pada pemerintah terutama Bapak Presiden RI Joko Widodo, yang terhormat, saya mohon bantuannya untuk memulangkan ibu saya," katanya di Cianjur. Seperti dilansir Antara, Selasa (1/6).

Selama 17 tahun, Sinta merindukan kasih sayang ibunya Ani Hamdanah. Dia ingin layaknya anak lainnya yang selalu mendapat perhatian dan kasih sayang ibunya. Anak bungsu dari dua bersaudara asal Kampung Cibogo Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang itu, sudah ditinggal pergi saat masih bayi.

Selama ini, Sinta hanya mengenal sang ibu dari foto yang masih tersimpan di rumah. Bahkan hingga beranjak dewasa, dia tidak pernah mendengar suara ibunya. Karena kontak terakhir dengan Ani, saat usia Sinta baru satu tahun lebih.

"Anak mana yang tidak akan merindukan ibunya, apalagi saya tidak pernah bertemu atau mendengar suara ibu sejak saya masih bayi. Saya sangat ingin bertemu dengan ibu dan memeluknya, saya tidak akan izinkan ibu pergi lagi," kata Sinta seraya mengusap air matanya.

Ketua Astakira Pembaharuan Cianjur, Ali Hildan mengaku sudah berkoordinasi dengan lembaga pemerintah termasuk dengan kedutaan besar Indonesia di Malaysia. Agar segera menemukan keberadaan Ani sesuai permintaan keluarga.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin, untuk menemukan keberadaan Ani. Saat ini sudah ada titik terang, tinggal kami berkoordinasi dengan kedubes. Kami juga berkoordinasi dengan BNP2TKI dan lembaga negara di Jakarta," katanya.

Seperti diberitakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Cibogo, Desa Mekargakih, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Ani Hamdanah hilang kontak dengan keluarga selama 17 tahun, tepatnya setelah berangkat bekerja ke Selangor-Malaysia tahun 2004.

Pihak keluarga melalui DPC Astakira Pembaharuan Cianjur, berharap pemerintah dapat membantu mencari dan memulangkan Ani yang pergi meninggalkan suami dan anak baru berusia delapan bulan ketika itu.

"Kami masih berupaya mencari keberadaan Ani, dengan cara berkoordinasi dengan dinas dan lembaga terkait di pusat hingga kedutaan Indonesia di Malaysia. Kami berharap dapat secepatnya menemukan keberadaannya dan membawanya pulang," kata Ketua Astakira Pembaharuan Cianjur, Ali Hildan di Cianjur.

Dia menjelaskan, pihak keluarga tidak pernah mendapat kontak atau informasi terkait keberadaan Ani setelah enam bulan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah seorang saudagar di negeri jiran itu. (mdk/noe)

Baca juga:
TKW Asal Cianjur Hilang Kontak Selama 17 Tahun Usai Berangkat ke Malaysia
KBRI Kuala Lumpur Tuntaskan 46 Kasus Tunggakan Gaji Pekerja Migran Rp2,9 Miliar
Batam Kewalahan Tampung Pekerja Migran, Mendagri Minta Sumut Siap Terima Kedatangan
70 Buruh Migran Tersangkut Kasus Narkoba Dideportasi dari Malaysia
Malaysia Deportasi 62 TKI Tersangkut Kasus Narkoba
160 TKI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami