Anas Urbaningrum Soal Putusan PK: Belum Mencerminkan Keadilan

Anas Urbaningrum Soal Putusan PK: Belum Mencerminkan Keadilan
PERISTIWA | 3 Oktober 2020 19:31 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum bersyukur Mahkamah Agung telah memutus peninjauan kembali (PK) atas kasus korupsi yang menjeratnya. Mahkamah Agung memutus masa hukuman Anas menjadi delapan tahun penjara.

Dalam surat yang ia tulis tangan, Anas mengatakan putusan MA tersebut mengembalikan kepada putusan Pengadilan Negeri (PN). Meski dikabulkan, Anas mengatakan putusan itu belum sesuai harapan.

"Alhamdulillah permohonan dikabulkan meskipun sebagian. Pada dasarnya putusan PK adalah kembali pada putusan PN," kata Anas, Sabtu (3/10).

"Meskipun tidak sesuai harapan saya menghormati putusan tersebut," ucapnya.

Lebih lanjut, ia masih menunggu petikan dan salinan lengkap dari putusan PK untuk mengetahui seluruh pertimbangan hukum majelis hakim.

Kendati PK dikabulkan, Anas menilai putusan atas kasus yang ia jalani belum mencerminkan keadilan. Dia mengatakan, akan terus berikhtiar mendapatkan keadilan.

"Pada saatnya saya akan terus ikhtiar untuk mendapatkan keadilan. Sejauh ini putusan PN, PT, kasasi dan yang terakhir PK belum mencerminkan keadilan. Ruh dari hukum adalah tegaknya keadilan," kata dia.

"Saya yakin pada saatnya keadilan akan bisa hadir dan ditegakan dengan nyata," pungkas Anas.

Baca Selanjutnya: Diberitakan Mahkamah Agung (MA) kembali...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami