Anggota Brimob Luka Kena Lemparan Batu saat Bentrok dengan Mahasiswa di Belakang DPR

PERISTIWA | 24 September 2019 19:43 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Satu anggota brimob terkena lemparan batu saat bentrok dengan mahasiswa di Jalan Gelora, belakang Gedung DPR. Kericuhan terjadi usai ratusan mahasiswa dipukul mundur dari depan Gedung DPR berpindah ke bagian belakang.

Pantauan di lokasi pukul 19.00 WIB, mahasiswa sempat disemprot air dari mobil water canon oleh polisi agar membubarkan diri. Cara tersebut gagal. Mahasiswa kembali berkumpul di belakang gedung parlemen.

Polisi kembali bertindak dengan melepaskan tembakan gas air mata ke arah massa secara bertubi-tubi. Massa berhamburan ke arah Stasiun Palmerah.

Mobil taktis penghalau massa siaga dan water canon disiagakan. Sejumlah personel TNI, Polisi dan Pamdal berjaga mengamankan bagian belakang DPR.

Sebelum kejadian ini, mahasiswa berhasil menjebol gerbang belakang gedung DPR. Mereka juga sempat melempari pos Pamdal DPR dengan batu. Kaca pos Pamdal tampak pecah dan rusak.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Jalan Gelora telah berhasil diamankan aparat gabungan. Massa terlihat membubarkan diri.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Bagaimana Pendapat Anda soal RUU KUHP? Klik di Sini! (mdk/ray)

Baca juga:
Dinkes Jabar: Jumlah Korban Luka Demo Mahasiswa 95 Orang
Polisi Kembali Tembakkan Gas Air Mata, Pendemo Depan DPR Balas Lempar Batu
Demo Mahasiswa di Sumut Rusuh, Empat Kendaraan Polisi Dirusak
Mal dan Pusat Perbelanjaan Beroperasi Normal Meski Ada Demo Mahasiswa
Lemas Terkena Gas Air Mata di DPR, Sejumlah Mahasiswa Dilarikan ke RSPP

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.