Anggota DPR Imam Suroso Meninggal Dunia di RSUP Dr Kariadi Semarang

Anggota DPR Imam Suroso Meninggal Dunia di RSUP Dr Kariadi Semarang
PERISTIWA | 28 Maret 2020 06:53 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Anggota DPR RI Komisi IX, Imam Suroso meninggal dunia pada Jumat (27/3) pukul 20.50 WIB. Ia meninggal setelah dinyatakan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona Covid-19 di RSUP Dr Kariadi Semarang.

"Jadi Almarhum Imam Suroso pulang kampung Pati sudah mulai mengeluhkan tubuhnya demam," kata Ketua Badan Pemilu DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3).

Sebelumnya, memang beliau pulang Pati 18 Maret 2020, dan hari berikutnya Kamis 19 Maret sempat melakukan aktifitas senam bersama warga di Desa Saliyan, Pati. "Dia juga berkesempatan membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga," jelasnya.

Namun usai bertemu warga, tiba-tiba mulai mengeluhkan sakit dengan gejala panas tinggi dan sesak nafas.

"Sempat dirawat sama dokter di rumah. Karena kondisi parah langsung dilarikan RSUP Dr Kariadi untuk perawatan darurat," ungkap Bambang.

1 dari 2 halaman

Covid-19

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Lana Lena mengkonfirmasi bahwa rekan kerjanya telah tiada.

"Berpulanglah dalam damai dan kasih Tuhan. Kita doakan Pak Imam Suroso anggota komisi IX PDIP dapil Jateng dilapangkan jalan ke surga RIP (Rest in Peace)," kata Melki saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (28/3) malam.

Kabar Imam tutup usia sebagai pasien PDP corona telah dikonfirmasi pihak rumah sakit oleh Melki.

"Barusan saya kontak Pak Agus Direktur RSUP Kariadi Semarang. Pak Imam masuk RS dengan kategori PDP beberapa hari lalu. Tracing akan disampaikan oleh Gubernur dan Dinkes Jateng," tuturnya.

Untuk penjelasan lebih lengkap, Politikus Partai Golkar itu menunggu keterangan dari pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kita tunggu pengumuman resmi oleh pemda atau gugus tugas," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Kenangan Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa duka atas meninggalnya sahabat Imam Suroso. Bagi dia, sosok Mbah Roso orang yang dermawan dan humoris.

"Saya kenal sifat kedermawanannya hingga banyak lelucon-lelucon. Yang paling diingat pengalaman spiritualnya beliau sering ngomong dan terkenal anda tidak cocok bekerja di air, kami sering bercanda," kata Ganjar Pranowo, Sabtu (28/3).

Dia mengungkapkan sebelum meninggal, sahabat yang dikenal semasa duduk di kursi DPR RI itu sempat dirawat di rumah sakit dr Kariadi Semarang pada 22 Maret lalu. Namun saat dirawat, Ganjar selalu minta laporan perkembangan kondisi Mbah Roso kepada Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto.

"Saya dikabari dikabari Mbah Roso kondisinya kritis pada Jumat (27/3) sore. Terus kemudian Pak Yuli memantau khusus, dan sudah dapat kabar Mbah Roso meninggal," ungkapnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Pemprov DKI Perpanjang Masa Penutupan Destinasi Hiburan dan Wisata
3 Jemaah Positif Corona, Ratusan Orang Diisolasi di Masjid Daerah Tamansari
Cegah Penyebaran Covid-19 di Lapas, DPR Ingin RUU Pemasyarakatan Disahkan
Diduga Terpapar Corona, Politisi PDIP Meninggal Dunia di RSHS Bandung
Jumlah Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal di Depok jadi Dua Orang
Kapan Manusia Bisa Kebal Terhadap Virus Corona?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami