Anggota DPR Minta RS Tidak Lambat Tangani Pasien Corona

Anggota DPR Minta RS Tidak Lambat Tangani Pasien Corona
PERISTIWA | 29 Maret 2020 11:58 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR Saleh Daulay menilai rumah sakit harusnya memberikan kemudahan perawatan di tengah masa krisis pandemi virus corona. Hal itu merujuk kasus meninggalnya jurnalis otomotif yang lama diurus oleh RSUD rujukan corona di Tangerang.

"Ini tentu sangat disayangkan. Mestinya dalam keadaan seperti itu bisa disarankan masuk ke UGD agar bisa segera dilakukan tindakan. Tenaga medis yang bertugas tentu tahu kondisi seseorang yang perlu ditangani secara darurat," ujar Saleh kepada wartawan, Minggu (29/3).

"Di tengah bencana wabah covid-19 seperti ini, diharapkan agar orang-orang yang mau mendapatkan perawatan diberikan kemudahan. Kalau ditangani lebih cepat, bisa saja ada bantuan medis yang bisa diberikan. Dengan begitu, tidak sempat meninggal dunia seperti kejadian ini," lanjut Saleh.

Politikus PAN itu mengatakan, RS memang memiliki aturan sendiri. Namun, dia menyarankan harus ada perlakuan khusus untuk menangani pasien di tengah corona agar tidak terjadi kasus meninggal.

"Kita tetap menghargai aturan yang ada di RS. Tetapi jangan sampai aturan itu menyebabkan terlambatnya pelayanan. Harus ada perlakuan khusus di tengah suasana seperti ini," ucapnya.

Saleh berharap rumah sakit dan fasilitas kesehatan lebih siap menangani pasien di tengah pandemi corona.

"Saya berharap agar rumah-rumah sakit dan faskes-faskes lain lebih siap. Harapannya, setiap orang yang sakit dapat diberikan pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya. Di satu sisi kita sangat menghormati dan menghargai para tenaga medis yang bekerja, namun di sisi lain kita juga mengharapkan agar semuanya dapat terlayani dengan baik," ucapnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Kemenag akan Sulap 16 Asrama Haji Jadi Rumah Sakit Darurat Corona
Polri Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal di Seluruh Indonesia 31 Maret
Data Terbaru Kasus Corona di Jakarta: ODP 2.266 dan PDP 1.041 Orang
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Naik Menjadi 643 Orang
Pemerintah akan Tutup Arus Transportasi ke Luar Jakarta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami