Anggota DPRD se-Indonesia Urun Rembuk Rajut Persaudaraan Pasca Pemilu

PERISTIWA | 23 Juni 2019 08:03 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Anggota DPRD Kabupaten se-Indonesia mendorong sejumlah pihak untuk merajut kembali persaudaraan Pasca Pemilu 2019. Mereka berurun rembuk dalam membumikan Pancasila dengan membangun Indonesia dari daerah serta menggelar silatnas dan lokakarya.

"Sekaligus sebagai wadah untuk merajut kembali persaudaraan, atas pertimbangan tersebutlah Adkasi memutuskan tema yang diusung dalam acara adalah Membumikan Pancasila Merajut Kembali Persaudaraan Pasca Pemilu 2019 Dengan Membangun Indonesia dari Daerah," kata Ketua Umum Adkasi Lukman Said dalam keterangannya, Minggu (23/6).

Ia memaparkan tujuan lain digelar silatnas tersebut yakni, memberikan masukkan kepada negara terkait perumusan Garis-garis Besar Haluan Ideologi Pancasila sebagai pedoman untuk kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sekaligus sebagai panduan dalam penyusunan rencana pembangunan nasional beserta implementasi dan pengawasannya.

"Memberikan masukan kepada negara terkait evaluasi Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, beserta implementasinya pada Pemilihan Umum 2019. Melakukan evaluasi terhadap program kerja Adkasi, terkait penguatan kelembagaan DPRD Kabupaten dalam rangka menyongsong pergantian DPRD Kabupaten hasil pemilu 2019. Ketua Umum Adkasi juga mengharapkan, hasil silatnas ini bisa menjadi rekomendasi dan akan diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia."

"Adapun poin-poin yang menjadi pokok-pokok pikiran dalam silatnas ini akan menjadi rekomendasi yang akan kita serahkan kepada bapak presiden Republik Indonesia," katanya.

Capaian dan target Adkasi pada kegiatan Silatnas dan Lokakarya nantinya akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi, yaitu membangun kekuatan untuk mengembangkan potensi daerah, mengembangkan teknologi tepat guna bagi daerah-daerah dengan membuat perencanaan sesuai kebutuhan dan potensi daerah. Merumuskan kebutuhan dan paradigma dan kebutuhan masyarakat lokal. Tertumpu pada pada sendi-sendi dan kekuatan serta kekuatan budaya lokal.

Pancasila harus diaktualisasikan dengan merangkai persatuan antar daerah, jangan sampai terjadi kesenjangan diskriminasi antar daerah. Kebijakan-kebijakan daerah yang dibangun akan menguatkan ekonomi daerah untuk Indonesia yang lebih baik sehingga tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (mdk/rhm)

Baca juga:
Dianggap Langgar Kewenangan, Bawaslu Solo Disomasi PDIP
Seorang Tersangka Kerusuhan 22 Mei Menikah di Rutan Polda Metro Jaya
Polisi Tangkap Rahmat Baequni Terkait Kasus Hoaks Petugas KPPS Tewas Diracun
Saksi Ahli KPU Ungkap Sistem Keamanan Situng di Sidang MK
NU Blak-blakan Minta Jatah Menteri: Dukungan Nahdliyin ke Jokowi Tidak Gratis
Kerusuhan 21-22 Mei: 234 Polisi Terluka dan 447 Orang Jadi Tersangka

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.