Anggota Komisi III Minta Jaksa Agung Selidiki Tan Paulin

Anggota Komisi III Minta Jaksa Agung Selidiki Tan Paulin
Habiburokhman. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie
NEWS | 17 Januari 2022 16:25 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Habiburokhman meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyelidiki Tan Paulin. Tan Paulin disebut sebagai Ratu Batu Bara asal Kalimantan Timur.

Menurutnya, nama Tan Paulin ini sedang ramai dibicarakan. Sebab diduga memperjualbelikan batu bara yang sumbernya ilegal.

"Kasus ramai sekali belakangan kasus SDA apa yang disebut ratu batu bara, Tan Paulin, ini konon katanya, saya enggak mau nunduh, tetapi katanya kuat sekali memperdagangkan trading batu bara yang sumbernya disebut ilegal," ujar Habiburokhman dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1).

Wakil Ketua Umum Gerindra ini menilai, Kejaksaan bisa masuk menyelidiki dugaan tersebut. Sebab ia yakin ada keterlibatan penyelenggara negara.

"Dicek pak kalau terkait kekayaan negara pasti penyelenggara ada di situ, dan itu adalah objeknya Kejaksaan," ujarnya.

Selain itu, Habiburokhman juga meminta Kejaksaan Agung mengusut kasus-kasus terkait sumber daya alam. Ia mendukung Kejaksaan mengusut penyimpangan pengolahan sumber daya alam, seperti pertambangan.

"Termasuk kasus terkait SDA seperti nikel di Babel, kalau terjadi penyimpangan pasti libatkan penyelenggara negara dan itu ruang lingkup tugas bapak, tolong diusut, kalau tidak terbukti jangan sampai terjadi pencemaran nama baik, kalau memang ada bukti kejar terus pak jangan ragu kami dukung," tegasnya.

Sebelumnya, nama Tan Paulin muncul dalam rapat Komisi VII dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif. Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir menyinggung Tan Paulin sebagai sosok Ratu Batu Bara di Kalimantan Timur.

Produksi batu bara Tan disebut sampai 1 juta per bulan tetapi tidak ada laporannya. Nasir mendesak Tan ini ditangkap lantaran memperoleh batu bara tersebut melalui jalur ilegal atau mencuri. Malah, batu bara tersebut bisa diperjualbelikan ke luar negeri. (mdk/eko)

Baca juga:
VIDEO: Profil M Nasir, Bongkar Peran dan Sosok Tan Paulin 'Ratu Batu Bara' di DPR
Menteri Erick: Batubara pada 2060 Sudah Tidak Terpakai Lagi
Penuhi Syarat, 18 Kapal Ekspor Batubara Bisa Dapat Izin Berlayar
Pemerintah Tegaskan Rencana Pembubaran PLN Batubara Masih Kajian
Stok Batubara Cukup, Pemerintah Jamin Suplai Listrik PLN Aman Hingga Akhir Januari
Data ESDM: Dari 578 Perusahaan, Baru 47 Penuhi Kebutuhan Batubara Dalam Negeri

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami