Anggota Polres Musi Rawas Tertembak di Pantat saat Tangkap Pelaku Narkoba

Anggota Polres Musi Rawas Tertembak di Pantat saat Tangkap Pelaku Narkoba
Ilustrasi Penembakan Senjata Api. Liputan6.com ©2020 Merdeka.com
NEWS | 20 Mei 2022 15:43 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Seorang anggota Satres Narkoba Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan, Briptu Khairul Candra menjadi korban penembakan saat menangkap pelaku narkoba. Korban mengalami luka tembak di pantat kiri, dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama sejumlah polisi mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba di Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas, Kamis (19/5). Sebanyak 10 anggota Satres Narkoba berangkat ke TKP menggunakan mobil dan motor.

Lantaran TKP yang dilaporkan dua tempat, personel dibagi dua tim. Korban bergabung dengan tim satu yang dipimpin Bripka Hendra Kusdian. Mereka berangkat ke rumah IN yang menjadi sasaran pertama.

Petugas memergoki lima orang berada di belakang rumah. Polisi hanya berhasil meringkus satu pelaku, HK, karena kawanannya lebih dulu melarikan diri. Ketika itu, petugas menemukan sabu sebagai barang bukti.

Petugas selanjutnya menggeledah rumah IN dan hanya bertemu dengan FR, saudara IN yang sedang tidur. FR pun diamankan polisi bersama HK.

Tak lama, seorang warga mendatangi polisi sambil membawa sebilah parang dan sempat terjadi selisih paham. Seketika, terdengat suara beduk dan teriakan dari sekelompok warga yang menemui petugas yang masih berada di rumah IN.

Kemudian, terdengar suara letusan senjata api dari arah bawah rumah IN. Tembakan itu ternyata mengenai pantat kiri Briptu Khairul Candra.

Situasi itu membuat petugas yang lain panik dan berusaha menyelamatkan korban. Sial, dua pelaku yang sebelumnya diamankan kabur ketika petugas sibuk mengevakuasi rekannya yang tertembak.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Ar Bunda Lubuklinggau. Namun kondisinya perlu ditangani lebih lanjut sehingga dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang.

Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono membenarkan kejadian itu. Dia menerangkan anak buahnya itu sedang menjalani perawatan akibat luka tembak tersebut.

"Benar, seorang anggota Satres Narkoba tertembak saat mengungkap kasus narkoba," ungkap Gusti, Jumat (20/5).

Dari lokasi penggerebekan, petugas mengamankan tujuh paket sedang berisi sabu, 32 paket kecil sabu, setengah butir ekstasi, timbangan digital, tiga korek api, tiga kompor bong, dan lima pirek kaca. Barang bukti memperkuat laporan masyarakat sebelumnya terkait peredaran narkoba di TKP.

"Petugas masih memburu pelaku penembakan, termasuk juga orang-orang yang terlibat narkoba di daerah itu," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Jadi Kurir Sabu Seberat 50 Kg, Dua Warga Aceh Dihukum Mati
Keluarga Setuju Autopsi, Makam Pengedar Sabu Akhirnya Dibongkar
Penemuan Terowongan Rahasia, Lintas Batas Penyelundupan Narkoba AS-Meksiko
Tiga ASN di Bantaeng Sulsel Ditangkap saat Pesta Sabu
Dua Kurir 3,1 Kg Heroin di Medan Dihukum Penjara Seumur Hidup
Positif Narkoba, Tenaga Kontrak Bangka Belitung Diberhentikan Tak Hormat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami