Anggota TGPF Kasus Pendeta Yeremia yang Ditembak Dirawat di RSUD Sugapa

Anggota TGPF Kasus Pendeta Yeremia yang Ditembak Dirawat di RSUD Sugapa
PERISTIWA | 9 Oktober 2020 16:54 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya, Bambang Purwoko terkena tembakan saat kembali dari Distrik Hitadipa menuju Sugapa. Kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 Wit.

"Pukul 15.30 Wit, di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita telah terjadi penghadangan oleh KSB terhadap rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) saat kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa," kata Kapten Kogabwilhan III, Kol CZI IGN Suriastawa kepada merdeka.com, Jumat (9/10).

Dia menyebut, Bambang terkena luka tembak pada bagian pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.

"Bambang Purwoko luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri, kondisi sadar," jelasnya.

Tak hanya Bambang, satu orang Satgas Apter Hitadipa juga terkena luka tembak dalam kejadian tersebut.

"Sertu Faisal Akbar (Satgas Apter Hitadipa), luka tembak di pinggang, kondisi sadar," terang Suriastawa.

Kini, kedua korban tersebut sudah berada di RSUD Sugapa. Sedangkan, untuk rombongan TGPF lainnya sudah berada di rumah dinas Wakil Bupati Intan Jaya.

"Pukul 16.40 Wit, korban tiba di UPTD RSUD Sugapa untuk tindakan medis," jelasnya.

"Saat ini korban masih dirawat di RSUD Sugapa dikawal oleh personel TNI dpp Asintel Dam Cendrawasih Kol Inf Ardian Triwasana. Untuk rombongan TGPF lain sudah berada di rumah dinas Wabup Intan Jaya," sambung Suriastawa.

Sebelumnya, Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF kasus penembakan di Intan Jaya tiba di Papua. Dipimpin Benny Mamoto, mereka akan langsung menuju Intan Jaya untuk bertemu masyarakat yang mengetahui kejadian.

"Kami akan melakukan pertemuan dan wawancara dengan para saksi dan sejumlah tokoh netral yang sudah diagendakan sebelumnya," tulis Benny dalam siaran pers diterima, Rabu (7/10).

Benny mengatakan, ada dua rombongan seusai arahan Menko Polhukam Mahfud MD. Diketahui, rombongan pertama tiba di bandara Mozes Kilangin Timika, yang terdekat dengan lokasi Intan Jaya dan rombongan kedua tiba di Jayapura.

"Kami tiba dalam waktu yang hampir bersamaan," jelas Benny (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami