Angka Pengangguran Tertinggi se-Indonesia, Pemprov Banten Salahkan Pendatang

PERISTIWA | 6 November 2019 14:49 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten pada Agustus 2019 adalah sebesar 8,11 persen. Angka tersebut menjadikan Provinsi Banten menempati posisi tertinggi angka pengangguran di Indonesia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan bahwa warga pendatang yang menjadi penyebab utama angka pengangguran tinggi di Banten. Hamidi menjelaskan, banyaknya warga luar daerah mencari kerja di Banten tersebut belum tentu terserap dan menetap sehingga membuat data pengangguran di Banten meningkat.

"Kalau melihat BPS karena Banten ini, banyaknya orang luar mencari pekerjaan belem tentu semua terserap kan menumpuk sehingga menjadi pengangguran. Karena sudah menetap pindah jadi warga sini yah jadi warga Banten," kata Al Hamidi, Rabu (6/11).

Menurutnya, berdasarkan data yang dimiliki Disnakertrans, dari sebanyak 1,6 juta pekerja formil di Banten, tercatat sebanyak 70 persen merupakan warga dari luar Banten.

"Dari daerah lain banyak terutama mulai dari Jawa, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah daerah lain juga banyak," katanya.

Baca juga:
Fakta Pengangguran RI, Menurun Sejak 2015 Tapi Jumlah Terus Bertambah
Banten Jadi Provinsi dengan Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia
Naik 50.000, Pengangguran Indonesia per Agustus 2019 Sebesar 7,05 Juta Orang
BPS: Persentase Tingkat Pengangguran Indonesia Terus Turun
70.380 Warga Depok Berstatus Pengangguran
Pemda Didorong Bentuk Tim Pengendali Pengangguran

(mdk/eko)