Aniaya Kepala Sekolah, Siswa SMA di Riau Jadi Tersangka

Aniaya Kepala Sekolah, Siswa SMA di Riau Jadi Tersangka
Siswa SMA di Riau Tendang dan Tinju Bibir Kepala Sekolah. ©2019 Merdeka.com/Abdullah Sani
NEWS | 18 Maret 2019 13:26 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, berinisial A (19), ditetapkan menjadi tersangka atas kasus penganiayaan kepala sekolahnya, Bambang Fajrianto (50). Kasus tersebut ditangani Polsek Kelayang.

"Iya, siswanya (A) ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana ringan dan tidak ditahan," ujar PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran kepada merdeka.com, Senin (18/3).

Misran menyebutkan, A tidak ditahan karena masih berstatus pelajar dan masih diberikan kesempatan untuk mengubah diri. Apalagi saat ini A masih dalam proses ujian sekolah.

"Agar si anak tetap belajar dan sedang dalam mas ujian sekolah," terang Misran.

Menurut keterangan saksi, kata Misran, A dikenal sebagai siswa yang sering bermasalah dan juga sudah beberapa kali membuat surat perjanjian kepada pihak sekolah.

Diberitakan sebelumnya, Bambang mengalami luka memar di leher dan tangan. Kejadian itu berawal pada Rabu (13/3) sekitar pukul 08.00 wib, ketika murid kelas XII SMA 2 Rakit Kulim melaksanakan ujian sekolah.

"Saat itu pengawas ruangan ujian Yuliana keluar ruangan karena ada salah satu murid yang inisial A marah-marah karena orangtuanya dipanggil ke sekolah," kata Misran.

A tidak terima dan memaki Bambang. Makian itu membuat Bambang tersinggung lalu menegur muridnya tersebut. Bambang juga meminta agar A tidak melakukan keributan di sekolah.

"Saat Bambang menegur A, tiba-tiba A mencekik lehernya hingga mengakibatkan memar di bagian leher. Bahkan A menendang tangan Bambang 1 kali," jelasnya.

Akibatnya, Bambang mengalami memar di bagian tangan kiri. Tak sampai di situ, A juga memukul kepala Bambang serta bibirnya hingga mengakibatkan luka dan berdarah.

"Saat itu Bambang tidak melakukan perlawanan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kelayang untuk pengusutan lebih lanjut," terangnya.

Saat ini kasus tersebut sedang didalami Polsek Kelayang. Sejumlah guru dan korban diperiksa untuk dimintai keterangannya. Orangtua A juga akan diperiksa polisi. (mdk/noe)

Baca juga:
Tak Patut Dicontoh, Siswa SMA di Riau Cekik, Tendang & Tinju Bibir Kepala Sekolah
Hasil Autopsi Polisi Taruna ATKP Makassar Tewas karena Pukulan Benda Tumpul
Ayah Taruna ATKP Tewas Dianiaya Senior Tanya Kelanjutan Kasus ke Polisi
Santri di Padang Dikeroyok Hingga Tewas, Mendikbud Akui Tak Bisa Kontrol Jutaan Siswa
Polisi Libatkan Interpol Buru Guru PAUD Penganiaya Murid yang Kabur ke Taiwan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami