Anies: Pemerintahan Sebelum Habibie, Mengkritik Saja Ditangkap

PERISTIWA | 12 September 2019 16:08 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan, kebebasan bangsa Indonesia untuk berekspresi dan berpendapat saat ini berkat jasa Presiden RI ketiga, BJ Habibie. Di era pemerintahan BJ Habibie walaupun cukup singkat, kebebasan pers tak lagi dibungkam sebagaimana di era orde baru.

"Kita tahu Pak Habibie lah yang membuat kita semua menikmati kebebasan. Kita semua menikmati. Periode sebelum Pak Habibie, mengkritik saja ditangkap," kata Anies di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (19).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, saat Habibie menjadi presiden, kritik selalu diterima dengan tangan terbuka dan kepala dingin.

"Di era Pak Habibie, jangankan mengkritik, mencaci maki pun dijawab dengan senyum. Kematangan berdemokrasi, kematangan bernegara adalah satu peninggalan dari pak Habibie yang harus kita ambil hikmahnya," jelasnya.

Bagi Anies, sosok Habibie juga seorang pribadi yang matang. Dia juga idola dan teladan, serta contoh bagi jutaan rumah tangga di Indonesia. Anak-anak di era 80 dan 90-an banyak yang bercita-cita menjadi seperti Habibie yang jenius dan insinyur.

"Kita ingat tahun 80-an, 90-an, biasanya anak-anak masih ingat pesan orang tuanya, belajar yang rajin ya biar bisa seperti Pak Habibie. Jadi Pak Habibie itu inspirasi jutaan rumah tangga dan semasa hidupnya beliau mengirimkan ribuan anak untuk belajar di perguruan tinggi-perguruan tinggi terbaik," tutupnya.

Baca juga:
Airlangga Sebut BJ Habibie Ingin Institut Teknologi Indonesia jadi PTN
Ketika Habibie Ditanya Soal Tuhan oleh Guru Intelektualnya
Presiden Jokowi Sambut Jenazah BJ Habibie di TMP Kalibata
Bekas Rumah BJ Habibie di Parepare akan Dijadikan Museum
'Bapak Habibie yang Kami Sayangi, Selamat Jalan Menuju Surga Sebagai Tempat Kembali'
'Semoga Bapak Habibie dan Ibu Ainun Berdua di Sisi Allah SWT'
Presiden Jokowi dan Tokoh Nasional Berikan Penghormatan Saat Masuk TMP Kalibata

(mdk/fik)