Aparat Diminta Blokir Video Azan dengan Ajakan Jihad

Aparat Diminta Blokir Video Azan dengan Ajakan Jihad
PERISTIWA | 1 Desember 2020 11:32 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Aparat diminta memblokir video azan dengan ajakan jihad dilakukan sejumlah orang salah satunya membawa senjata tajam. Video berdurasi kurang dari satu menit dan beredar luas di media sosial itu dinilai berdampak kepada masyarakat.

"Sebab akan berdampak kurang baik bagi masyarakat, khususnya umat Islam. Aparat keamanan dan instansi terkait harus menghentikan peredaran video adzan ajakan berjihad agar tidak semakin meluas," kata Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia, Faozan Amar dalam pesan singkat, Selasa (1/12).

Faozan mengatakan, azan dengan mengajak jihad itu bukan ajaran Nabi Muhammad SAW. "Adanya seruan adzan dengan ajakan jihad jelas bukan ajaran Nabi Muhammad SAW. Sebab adzan adalah ajakan untuk melaksanakan salat bukan untuk berjihad," kata Faozan.

Dia menjelaskan ajakan jihad biasanya diserukan oleh ulama melalui mimbar ceramah. Bukan oleh muadzin. "Jelas hal itu tidak lazim dilakukan," ungkap Faozan.

Baca Selanjutnya: Wamenag: Azan Ajakan Jihad Tak...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami