Pengelola Grebek 8 Pelaku Prostitusi Online di Apartemen Kebagusan City

Pengelola Grebek 8 Pelaku Prostitusi Online di Apartemen Kebagusan City
Prostitusi online di Apartemen Kebagusan City. ©Liputan6.com/Nanda Perdana
NEWS | 14 Maret 2019 22:08 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pengelola Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan, melakukan operasi penggerebekan postitusi online. Dibantu pihak Kelurahan Kebagusan, Babinkamtibnas, dan Polsek Pasar Minggu, tim menangkap 8 pelaku.

Pantauan Liputan6.com, Kamis (14/3/2019), tim gabungan mulai bergerak sekitar pukul 19.00 WIB. Kamar pertama disasar dan diamankan dua perempuan dengan satu pria.

Setelah dibawa ke posko, tim kemudian bergerak ke kamar berikutnya dan mengamankan tiga perempuan dan satu pria yang diduga muncikari.

Satu wanita lagi ditangkap sedang melayani pelanggan di kamar lantai 10 Tower C. Dia mengaku berasal dari Solo dan sudah tujuh bulan menyewa satu unit apartemen tersebut.

Seluruh pelaku prostitusi online itu menawarkan jasa esek-esek lewat aplikasi Wechat dan Twitter. Mereka mematok tarif hingga Rp 1 juta rupiah untuk satu jam.

Kepala Keamanan Apartemen Kebagusan City, Bernard menyampaikan, pihaknya memang rutin melakukan operasi antinarkoba dan prostitusi online. Melalui kamera pengawas atau CCTV, mereka mencatat penghuni dengan gerak-gerik mencurigakan.

"Mereka memperdagangkan sendiri dirinya dengan tarif variatif. Mereka banyak nggak ngaku berapa kalinya tapi dari CCTV, semalam bisa empat kali naikkan laki-laki (ke kamar)," tutur Bernard di lokasi.

Lurah Kebagusan Leo Yudhantara menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah pengelola Apartemen Kebagusan City yang peduli dengan bahayanya narkoba dan prostitusi online.

"Yang dilakukan pengelola luar biasa. Tahu kemajuan perubahan yang tidak online menjadi online. Menjebak melalui sebagai konsumen. Barbuk sudah cukup jelas dan kita akan serahkan ke dinas sosial untuk dilakukan pembinaan," kata Leo.

Sejauh ini, setiap barang bukti yang diamankan akan diurus oleh pihak kepolisian. Jika terbukti ada unsur pidana seperti perdagangan orang dan sejenisnya, maka pelaku akan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku.

"Harapan kami kondisi ini yang kami harapkan menciptakan kondisi tidak ada narkoba dan prostitusi. Membersihkan dari hal yang negatif itu," Leo menandaskan. (mdk/ded)

Baca juga:
Muncikari, 2 PSK & Pria Hidung Belang Diciduk Saat Transaksi Seks di Hotel
Polisi Tangkap Perempuan Pelaku Prostitusi Online di Bawah Umur
Polisi Tangkap Muncikari Prostitusi Online Bertarif Rp 2 juta di Balikpapan
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Tarakan, Kencani Mahasiswi Bayar Rp 1,75 juta
Polres Jakbar Bongkar Bisnis Live Show Mesum & Prostitusi Online
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Apartemen Kemang View Bekasi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami