ART di Garut Ajak Ibu dan Saudarinya Gasak Emas Majikan

ART di Garut Ajak Ibu dan Saudarinya Gasak Emas Majikan
PERISTIWA | 17 Februari 2020 12:00 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Polisi di Garut menangkap tiga orang perempuan yang diduga melakukan aksi pencurian di rumah majikannya. Ironisnya, ketiga perempuan yang melakukan aksi pencurian itu adalah ibu dan anak. Dalam aksinya mereka berbagi peran, mulai mengalihkan perhatian hingga melakukan pencurian.

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji menyebut bahwa ketiga orang yang diamankan berinisial EN (49), KK (24) dan IK (22).

"Mereka ini satu keluarga. EN ini ibu dari KK dan IK," ujarnya, Senin (17/2).

Ia menjelaskan awalnya IK diketahui menjadi asisten rumah tangga (ART) di salah satu rumah di Kelurahan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Selama menjadi ART, IK diketahui memiliki tugas untuk menemani majikannya di malam hari.

"Mungkin karena tahu majikannya punya emas yang cukup banyak lalu ia tergiur dengan perhiasan emas milik korban, sehingga pelaku IK ini merencanakan aksi pencurian. Dia kemudian mengajak ibu dan kakaknya untuk melancarkan aksi pencurian tersebut," jelasnya.

Aksi pencurian yang dilakukan ketiga wanita yang tinggal satu kelurahan dengan korban ini sendiri dilakukan cukup baik. Mereka pun melakukan aksi pencurian di siang hari. Dalam aksinya EN bertugas mengajak ngobrol korban untuk mengalihkan perhatian, sedangkan IK dan KK bertugas mengambil perhiasan yang ada di dalam kamar korban.

Di dalam kamar korban, pelaku IK dan KK mengambil 16 cincin emas, 1 kalung emas, dan 5 liontin. "IK dan KK ini mengambil emasnya bertahap. IK memang sudah tahu kalau korban memiliki perhiasan emas yang disimpan di dalam dompet yang disimpan di lemari pakaian," ungkapnya.

Para pelaku tersebut diketahui tidak hanya mengambil emasnya saja, namun juga surat emasnya, dan uang tunai sebesar Rp2,85 juta. Akibat aksi pencurian ketiga perempuan tersebut, disebut Aji, korban mengalami kerugian hingga Rp75 juta.

"Terungkapnya aksi mereka saat korban melaporkan kejadian dan kita melakukan penyelidikan. Ketiga orang ini sempat tidak mengakui aksi pencuriannya dan berkelit. Namun karena kejelian kita dalam memroses kasus ini, mereka akhirnya mengakui perbuatannya," katanya.

Di hadapan polisi, para pelaku mengaku langsung menjual emas tersebut kepada salah seorang penadah yang saat ini tengah dikejar pihaknya. "Untuk para pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara," tutupnya. (mdk/ded)

Baca juga:
85 Orang Jadi Tersangka Pencurian Minyak PT Chevron Pacific Indonesia
Terbelit Utang, Pria di Bali ini Nekat Curi 3 Ekor Sapi
Tangkal Kejahatan di Lampung, Polisi Gelar Operasi Cempaka Krakatau 2020
Kecanduan PS dan Game Online, Remaja di Samarinda Bobol Curi Puluhan Tabung Elpiji
Pencuri Kotak Amal Masjid Pakai Gerinda di Mampang Diciduk Polisi
2 Siswi SD dan SMP Curi Sepeda Motor Tetangga untuk Keliling Kota

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami