Artidjo Alkostar Disemayamkan di RS Polri, Dimakamkan di Situbondo

Artidjo Alkostar Disemayamkan di RS Polri, Dimakamkan di Situbondo
Artidjo Al Kostar. ©2018 Merdeka.com
PERISTIWA | 28 Februari 2021 18:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan, Anggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar akan dimakamkan di Situbondo, Jawa Timur.

"Rencana kita almarhum hari ini kita bawa untuk disemayamkan di RS Polri karena di sana sudah siap. RS Polri, dari sana baru kita siapkan akan rencana dibawa untuk pemakaman keluarga di Situbondo. Itu adalah keputusan pimpinan KPK dan Dewan Pengawas," tutur Firli saat dikonfirmasi, Minggu (28/2).

Firli berharap, kepergian Artidjo dapat menjadi cambuk semangat pemberantasan korupsi di Indonesia. Tidak hanya untuk KPK, tapi seluruh masyarakat di Tanah Air.

"Kita akan mendoakan beliau supaya dilapangkan ke surga dan tentu juga kita berdoa supaya keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan, dan semangat beliau memberantas korupsi kita jadikan semangat untuk kita semua," kata Firli.

Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Artidjo Alkostar meninggal dunia hari ini, Minggu (28/2). Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD pun menyampaikan kabar duka tersebut lewat akun Twitternya @mohmahfudmd.

artidjo alkostar
©2021 Twitter/Artidjo Alkostar

Bagi Mahfud, Artidjo merupakan hakim yang disegani. Ketegasannya tanpa pandang bulu dalam memutus hukuman para terdakwa pidana korupsi pun sangat terkenal.

"Artidjo Alkostar adalah hakim agung yang dijuluki algojo oleh para koruptor. Dia tak ragu menjatuhkan hukuman berat kepada para koruptor tanpa peduli pada peta kekuatan dan backup politik. Dulu almarhum adalah dosen di Fakultas Hukum UII Yogyakarta yang juga jadi pengacara. Selama jadi pengacara dikenal lurus," jelas dia.

Mahfud menyebut, Artidjo adalah gurunya semasa kuliah. Dia juga punya andil dalam karir Mahfud sebagai aktivis penegakan hukum dan demokrasi.

"Tahun 1978 Artidjo menjadi dosen saya di Fakultas Hukum UII. Dia juga yang menginspirasi saya menjadi dosen dan menjadi aktivis penegakan hukum dan demokrasi. Pada 1990 atau 1991 saya dan Mas Artidjo sama-sama pernah menjadi visiting scholar (academic researvher) di Columbia University, New York. RIP, Mas Ar," tutup Mahfud.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/rnd)

Baca juga:
Mahfud Md Kenang Artidjo: Algojonya Para Koruptor, Tak Peduli Kekuatan Politik!
Meneladani Kesederhanaan Artidjo Alkostar, Naik Bajaj ke Kantor dan Hidup Ngontrak
Kisah Kejujuran Artidjo Alkostar: Usir Pemberi Suap dan Tolak Isi Cek Kosong Semaunya
Tutup Usia, Artidjo Alkostar Menderita Sakit Jantung dan Paru-Paru
Mengenang Artidjo Alkostar, Sosok Berintegritas Paling Ditakuti Koruptor
MA Ditinggal Artidjo, Koruptor Ramai-Ramai Ajukan PK

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami