Bocah 9 Tahun Terseret Arus Kali Ciliwung

Bocah 9 Tahun Terseret Arus Kali Ciliwung
PERISTIWA | 8 Maret 2020 07:30 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, Refano dilaporkan tenggelam di Kali Ciliwung. Dia terseret arus kali saat bermain bersama sejumlah temannya di aliran sungai, Sabtu (7/3).

Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan, Dedet Mulyadi mengatakan, lokasi korban tenggelam berada di Kali Ciliwung, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

"Saat kejadian teman-temannya melihat korban tiba-tiba masuk ke dalam air dan tenggelam," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (8/3).

Korban bermain dengan teman-temannya di Kali Ciliwung pada pukul 11.40 WIB. Saksi mata yang sedang memancing di lokasi kejadian melihat jelas saat korban terseret arus sungai.

Dari keterangan saksi tersebut tim SAR gabungan PMI, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Polisi dan relawan melakukan pencarian. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan dua perahu karet.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, kedua orang tua korban, Bayti dan Hikmah berharap tim SAR segera menemukan putranya yang tenggelam, dan berdoa demi keselamatannya.

"Orang tuanya syok-lah berharap anaknya segera ditemukan," kata Dedet.

Peristiwa anak hanyut tenggelam di kali kerap terjadi di wilayah Jakarta Selatan, awal Februari lalu seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun bernama Muhammad Irsyad hanyut di Kali Pesanggrahan hingga kini jasadnya belum ditemukan.

Lalu di penghujung 2019, bocah laki-laki berusia empat tahun bernama Muhammad Irsad Nucahya ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung, Senin (30/12).

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5