Atasi bau Kali Item, KemenPU-Pera tempatkan pompa dan keruk lumpur

PERISTIWA | 27 Juli 2018 14:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pembersihan Kali Sentiong atau yang kerap disebut Kali Item kini tidak hanya dilakukan Pemprov DKI saja, melainkan juga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Staf khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Sumber Daya Air Firdaus Ali mengatakan, pemerintah pusat harus ikut turun tangan agar persoalan bau dapat selesai.

"Pemprov DKI Jakarta butuh bantuan untuk menangani kali item itu, Pemerintah Pusat pasti akan turun tangan, membantu," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (27/7).

Bantuan yang dilakukan PUPR, menurut Firdaus adalah penempatan pompa dan pengerukan lumpur. "Pompa sudah, kita bisa keruk sedimennya," ucapnya

Selain itu, akan ada penambahan debit air dengan cara membuka aliran air ke arah Kali Item. "Nano butuh skala yang besar. Kalau debit alirannya akan sulit. Yang penting itu penggelontoran, flushing dengan dredging. Kedua, mengendalikan pencemar ke dalamnya," ucapnya.

Menurut Firdaus, upaya DKI menangani masalah Kali Item dengan waring dan Nano Buble belum cukup untuk menyambut Asian Games.

"Belum cukup, karena kita tinggal 24 hari Asian Games nya. Kita gamau menampilkan wajah yang ini. Kita pemerintah pusat selalu open. Contohnya Trotoar sudirman itu kita bantu percepatan," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak terima dengan pernyataan Staf khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Sumber Daya Air Firdaus Ali yang menyebut pembenahan Kali Item telah diambil alih Pemerintah Pusat.

"Saya ingin menggarisbawahi ini adalah kerja bersama, lintas instansi pemerintah. Karena itu mari kita teruskan kerja sama di lapangan. Dan kalau mau terus-menerus meramaikan di dalam debat publik, saling klaim, enggak akan selesai," kata Anies.

Anies menegaskan bahwa pembersihan Kali Item alias Kali Sentiong adalah kerja lintas instansi atau kerja bersama, bukan hanya satu instansi saja.

"Yang dibutuhkan sekarang kooperasi di lapangan. Dan kita teman-teman di lapangan itu bekerja bersama. Tim Teguh, tim PUPR, karena itu jangan ganggu mereka yang bekerja itu dengan statement dari staf khusus yang tidak bekerja di lapangan, yang tidak bekerja membereskan masalah tapi justru memperumit opini," kata Anies

"Kita sedang bekerja untuk membuat Indonesia lebih baik. Karena itu kita mengharapkan kepada semuanya, izinkan mereka meneruskan kerjanya. Dan kita fokuskan pada semua langkah-langkah yang memungkinkan untuk bisa membuat salah satu tempat yang menjadi fokus pelaksanaan Asian Games menjadi tempat yang baik," tambahnya.

Mantan Mendikbud itu menjelaskan bahwa Pemprov sudah bertemu dengan berbagai pakar hidrologi dan juga tim pakar PUPR. Ia memastikan Pemprov juga sudah ikut bekerja.

"Upaya yang dilakukan kemarin ini diawali oleh pertemuan lintas pakar, waktu itu ada namanya Profesor Muslim Mu'in. Kemudian ada yang namanya rekayasa pola hidrolika. Kemudian tanggal 24,25 sudah dilaksanakan pertemuan dari SDA juga sudah bekerja untuk itu bersama-sama tim dari PUPR," terangnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
'Kali Item bau soalnya suka ada buangan sampah dari danau'
Masalah-masalah ini muncul jelang Asian Games 2018
Anies pasang jaring di Kali Item, warga bilang 'Emang bau, perasaan sih enggak'
Sandiaga malas jawab pertanyaan jika Kali Sentiong disebut Kali Item
Banyak dikritik, Anies tegaskan pemasangan waring di Kali Item temporer
Polusi udara di Jakarta tinggi jelang Asian Games, ini kata Sandiaga

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.