Atasi Kemiskinan, Wapres Harap Mardiono Gandeng Lembaga Terkait

Atasi Kemiskinan, Wapres Harap Mardiono Gandeng Lembaga Terkait
Wapres Maruf Amin tutup Muktamar Muhammadiyah. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 24 November 2022 20:20 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Muhamad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan. Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap, Plt Ketum PPP itu melakukan sinkronisasi dalam program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan antarpemangku kepentingan.

"Saya harapkan Pak Mardiono yang ditunjuk berkoordinasi dengan lembaga-lembaga supaya ada semacam sinkronisasi," kata Ma'ruf di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (24/11).

Ma'ruf menyampaikan, sinkronisasi penting dilakukan agar tidak ada lagi tumpang tindih dalam perencanaan dan implementasi program. Sebab, ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan melibatkan banyak pemangku kepentingan dalam penanganannya.

"Supaya tidak tumpang tindih dan supaya visinya satu. Satu visi di dalam rangka mengenai ketahanan pangan maupun pemberdayaan penanggulangan kemiskinan," paparnya.

Ma'ruf melanjutkan, UKP dapat melakukan diskusi bersama dengan instansi terkait agar sinkronisasi program ini dapat segera berjalan. Sementara, apabila ada kendala dapat dipetakan bersama.

"Arahan saya tentu berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang sudah ada tentang kemiskinan," lanjutnya.

"Ada TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan). TNP2K itu yang menangani masalah kemiskinan dan kemudian yang lain itu ada Badan Pangan Nasional," sambungnya.

Sebagai informasi, Mardiono dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 48/M Tahun 2022 tentang Pengangkatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan. Sebelumnya, ia aktif menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang menangani bidang kesejahteraan rakyat (kesra).

Baca juga:
Jokowi Lantik Mardiono Jadi Utusan Khusus Presiden untuk Pengentasan Kemiskinan
Lebih Cepat 6 Tahun, Jokowi Ingin Hapus Kemiskinan Ekstrem di 2024
Presiden Uni Emirat Arab Bantu Tangani Masalah Kemiskinan di Solo
Presidensi G20 Dorong Penghapusan Utang Negara Berkembang
Analisis Dokter Forensik Penyebab Sekeluarga Tewas di Kalideres

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini