Atlet Sea Games Dicoret Karena Keperawanan, Keluarga dan Pelatih Perlu Dipertemukan

PERISTIWA | 1 Desember 2019 15:04 Reporter : Imam Mubarok

Merdeka.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakim Bafagih mengundang atlet senam artistik Shalfa Avrila Siani dan keluarganya ke Rumah Dinas Walikota Kediri, Minggu (1/12).

Undangan itu menyusul polemik pemulangan atlet Sea Games cabang olahraga senam artistik Shalfa Avrila Siani. Sempat beredar kabar di publik bahwa alasan pencoretan ini karena masalah keperawanan. Abdullah Abu Bakar merasa perlu mencari informasi sebenarnya dari Shalfa dan keluarganya.

Sebelumnya, Ayu Kurniawati, ibunda sang atlet mengaku pernah mendapatkan telepon dari pelatih bahwa Shalfa Avrila Siani dicoret sebagai atlet Sea Games karena sering pulang malam dan selaput daranya telah robek. Sang ibu telah melakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara dan mendapatkan hasil selaput dara anaknya masih utuh.

"Maka kami merasa perlu agar KONI atau Kemenpora memfasilitasi pertemuan antara pelatih, orang tua dan pihak terkait lainnya agar bisa mengklarifikasi duduk persoalan yang sebenarnya. Pemkot Kediri akan membantu semaksimal mungkin apapun yang dibutuhkan agar permasalahan ini menjadi terang benderang," jelas Abdullah Abu Bakar.

Di tempat sama, anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakim Bafagih berjanji mendampingi proses ini di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sebab, Shalfa Avrila Siani masih sangat muda dan berhak meraih masa depannya.

"Saya mendengar dia sudah tidak mau menjadi atlet senam dan malu untuk kembali ke sekolah. Jangan sampai permasalahan ini menghancurkan masa depannya,” kata Abdul Hakim Bafagih.

Dia akan berkomunikasi dengan Kemenpora. Bukan bermaksud mengintervensi tapi menagih penyelesaian kasus ini pada Menteri Pemuda dan Olah Raga.

"Karena dari media saya mendapatkan informasi yang berbeda, antara pengakuan orang tua atlet dan tim pelatih," jelas legislator 27 tahun ini.

Pencoretan pemain atau atlet memang hak pelatih. Jika alasan benar-benar karena faktor keperawanan, ini jelas pelanggaran Hak Asasi Manusia. Namun jika alasannya karena indisipliner, dia berharap tidak terburu-buru diputuskan untuk pencoretan.

"Usia muda kan memang rentan pada persoalan indisipliner, makanya perlu treatment dan kesabaran pelatih agar tidak asal coret, karena mereka punya bakat. Karena dipanggil pelatnas itu tidak mudah," ucap Abdul Hakim Bafagih.

Tidak menutup kemungkinan kasus ini berlanjut ke meha hijau. Jika memang ada bukti yang mencukupi, Pemerintah Kota Kediri akan mengupayakan bantuan hukum agar kasus ini bisa selesai.

1 dari 2 halaman

Polemik Pencoretan

Shalfa Avrila Siani dipulangkan paksa oleh tim pelatihan karena dituduh sudah tidak perawan. Atas tuduhan tersebut pihak keluarga memeriksa atlet tersebut ke RS Bhayangkara dan tidak terbukti.

Orang tua atlet, Ayu Kurniawati kecewa dengan tuduhan tersebut terlebih putrinya gagal mewakili Indonesia di ajang Sea Games 2019 Filipina. Shalfa dicoret tim kepelatihan dengan alas sudah tidak perawan.

Mendengar kabar tersebut keluarga menjemput Shalfa di Pelatnas Sea Games, Gresik.

"Ternyata hasil pemeriksaan tim dokter, selaput daranya masih utuh. Saat ini Shalfa terpukul hingga tidak mau bersekolah," kata Ayu Kurniawati, Ibu Kandung Shalfa, Jumat (29/11).

2 dari 2 halaman

Penjelasan Kemenpora

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi terkait kabar pemulangan atlet senam Shalfa Avrila Siani oleh Persatuan Senam Indonesia (Persani). Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menuturkan, persoalan pemulangan atlet tersebut bukan terkait masalah keperawanan, melainkan tindakan indisipliner dari sang atlet.

"Kami langsung call Bu Ita (Yuliati Irawan) dari Persani, dan infonya sebagai berikut, katanya tidak betul ada pemulangan paksa oleh pelatih Persani. Yang benar kata Pak Indra (pelatih Shalfa yang di Jatim) bahwa atlet tersebut indisipliner dan kurang fokus dan berdampak pada prestasi yang menurun," kata Gatot S. Dewa Broto dalam siaran tertulis, Jumat (29/11).

Gatot melanjutkan, "Sehingga diputuskan pelatihnya tidak disertakan di SEA Games. Dan digantikan oleh atlet lain yang peringkatnya jauh lebih tinggi." (mdk/noe)

Baca juga:
Lisa Setiawati Raih Medali Perak SEA Games 2019
Wali Kota Kediri Heran Pelatih Coret Atlet Senam Hanya Karena Indisipliner
Air Mata Shalfa Avrila Tanggapi Isu Miring Hingga Tak Mau Lagi jadi Atlet
Pembukaan SEA Games 2019, Kontingen Indonesia Tampilkan Busana Daerah
Kemeriahan Jelang Upacara Pembukaan SEA Games 2019
Cetak Sejarah, Polo Air Putra Indonesia Raih Emas SEA Games 2019