Atur Pengiriman 134 Kg Sabu-Sabu, Safrizal Dituntut Mati

PERISTIWA | 21 November 2019 01:19 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Seorang warga Idi Rayeuk, Aceh Timur, Safrizal alias Jal Bin Nurdin, dituntut dengan hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (20/11). Pria berusia 26 tahun itu dituntut maksimal karena membantu penyelundupan 134 Kg sabu-sabu dari Malaysia ke Aceh lalu dan mengatur pengirimannya ke Medan.

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun di hadapan majelis hakim yang diketuai Hendra Utama Sutardodo. "Meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, menghukum terdakwa dengan pidana mati," kata Nur Ainun.

JPU menyatakan, Safrizal telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Safrizal ditangkap menyusul penangkapan terhadap Syarifuddin alias Din, Andi Saputra alias Aan dan Abdul Kawi alias Ade (sudah menjalani vonis). Sementara lima orang lainnya, yakni Bang Pon, Yuyun, Dekda, Syakirin dan QI masih dalam pencarian orang (DPO).

1 dari 1 halaman

Modus Pengiriman Sabu

Pengiriman sabu-sabu itu diketahui terjadi pada Juni, Juli dan Agustus 2017. Ada dua lokasi penangkapan yakni: Hotel The Green Alam Indah Kamar VIP Nomor 8 Jalan Jamin Ginting, Beringin, Medan Selayang dan di Showroom Mobil UD Keluarga, Jalan Platina VII B, Kelurahan Titi Papan, Kota Medan.

Perkara ini bermula saat Safrizal mendapat tawaran mengatur pengiriman sabu-sabu dari Bang Pon di Penang, Malaysia pada Juni 2017. Terdakwa diminta melancarkan peredaran narkotika dengan cara mencari orang yang bisa mengambil sabu-sabu kiriman dari Malaysia di perbatasan laut Aceh-Malaysia. Dia juga mendapat tugas memantau orang yang akan membawa sabu-sabu itu ke Medan.

Namun dalam perjalanan narkoba itu, petugas telah melakukan penggeledahan sekaligus menangkap Syarifuddin. Dia ditangkap setelah menerima sabu-sabu dari Azmi (DPO) pada Juni 2017, bulan Juli 2017 dan bulan Agustus 2017 dari Abdul Kawi.

Sabu-sabu disita petugas kepolisian dari mobil mobil HRV berisi sabu-sabu seberat 32.000 gram, di mobil Honda CRV seberat 59.000 gram, sedangkan di mobil Nissan ditemukan sabu seberat 43.300 gram. Totalnya 134,3 Kg.

Penangkapan ini dikembangkan hingga mengacu pada nama Safrizal. Dia pun ditangkap di rumahnya pada Februari 2019. (mdk/gil)

Baca juga:
Perempuan Residivis Kasus Aborsi Ditangkap Saat Edarkan Sabu Bareng Suami
Sembunyikan Sabu di Dubur, Warga Batam Diringkus di Bandara Makassar
Hendak Diedarkan di Luwu Timur, Ganja Dibungkus Baju Bekas Diselundupkan Lewat Pos
Perwira Polisi Aktif di Maluku Simpan 692 Kg Ganja
Kirim 60 Kg Sabu-Sabu, Eks Polisi dan Rekan Divonis Hukuman Mati
Tangkap Dua Kurir Narkoba di Bali, Polisi Amankan Ribuan Ekstasi
Seorang Driver Ojek Online di Denpasar Nyambi Jadi Kurir Narkoba

TOPIK TERKAIT