Aturan PPLN Terbaru: Belum Vaksin Covid-19 akan Divaksinasi saat Tiba di Indonesia

Aturan PPLN Terbaru: Belum Vaksin Covid-19 akan Divaksinasi saat Tiba di Indonesia
Bandara Soekarno Hatta. ©2022 Merdeka.com/Djoko
NEWS | 18 Mei 2022 13:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan aturan terbaru Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) bernomor 19 tahun 2022. Syarat bagi PPLN untuk memasuki wilayah Indonesia adalah menunjukkan sertifikat vaksinasi dosis dua dari aplikasi PeduliLindungi minimal 14 hari sebelum keberangkatan.

"PPLN juga harus bisa menunjukkan kartu/sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua seminimalnya 14 (empat belas) hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan memasuki Indonesia," kata Suharyanto dalam surat edarannya, Rabu (18/5).

Dia menambahkan, pelaku perjalanan asing yang berkewarganegaraan asli Indonesia (WNI) dan belum mendapat vaksin, maka mereka akan divaksinasi dientry point perjalanan luar negerinya setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR.

"Saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif, maka mereka akan mendapat vaksin," jelas jenderal TNI bintang 3 ini.

Kebijakan ini juga berlaku bagi warga negara asing. Mereka yang belum mendapat vaksin Covid-19 juga akan divaksinasi di entry point perjalanan luar negeri setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil senada.

"Bagi PPLN terdeteksi tidak memiliki gejala yang berkaitan dengan COVID-19 dan memiliki suhu tubuh di dibawah 37,5 derajat Celcius, dapat melanjutkan perjalanan," tandas dia.

2 dari 2 halaman

Sebagai informasi, PPLN yang belum bisa mendapatkan vaksinasi atau telah menerima vaksin dosis pertama seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diwajibkan melakukan karantina selama 5 x 24 jam.

Selanjutnya, bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diperkenankan melanjutkan perjalanan dan bagi PPLN usia di dibawah 18 tahun dan atau membutuhkan perlindungan khusus, maka pengaturan karantina mengikuti ketentuan yang diberlakukan kepada orang tua atau pengasuh (pendamping) perjalanannya.

Terakhir, bagi PPLN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19, diperkenankan melanjutkan perjalanan dengan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19. (mdk/ray)

Baca juga:
Data 17 Mei 2022: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 247
Satgas Covid-19 soal Izin Lepas Masker: Momentum Pemulihan Ekonomi
Pandemi di Indonesia Membaik, Pemakaian Masker Sudah Tak Diwajibkan
Aturan Terbaru, Naik Pesawat & Kereta Tak Perlu Tes Covid asal Sudah Vaksin Lengkap
Update Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Hari Ini, 8 Orang Masih Dirawat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini