Aturan Terbaru Perjalanan Dalam Negeri: Baru Vaksin Dosis 1 Wajib Tes PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Dalam Negeri: Baru Vaksin Dosis 1 Wajib Tes PCR
Aturan Terbaru Perjalanan Dalam Negeri. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 18 Mei 2022 17:48 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah mengeluarkan aturan terbaru untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). Aturan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 18 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Aturan ini diperuntukkan bagi PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Suharyanto mengatakan setiap PPDN wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan berupa menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu selama berada di dalam ruangan atau ketika berada dalam kondisi kerumunan.

Kemudian mengganti masker secara berkala setiap empat jam, lalu membuang limbah masker di tempat yang disediakan. Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain.

PPDN juga harus menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan.

"Diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara," kata Suharyanto melalui SE yang dikutip Rabu (18/5).

Bagi PPDN yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggungjawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Setiap PPDN wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

2 dari 2 halaman

Untuk PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut:

1) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;

2) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan;

3) PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap syarat vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19; atau

4) PPDN dengan usia dibawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (mdk/ray)

Baca juga:
Aturan PPLN Terbaru: Belum Vaksin Covid-19 akan Divaksinasi saat Tiba di Indonesia
Aturan Perjalanan Luar Negeri Terbaru: Harus Tes PCR jika Belum Vaksin Covid-19
Usai Libur Panjang dan Mudik, 2.500 Orang di Banten Divaksinasi
RI Transisi Menuju Endemi, Vaksinasi Covid-19 Kembali Digencarkan di 12 Wilayah Riau
Usai Libur Lebaran, Vaksinasi Covid-19 di Jabar Dikebut Lagi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami