Ayah Kenang Dijanjikan Sutopo untuk Naik Haji

PERISTIWA | 7 Juli 2019 19:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho telah berpulang menghadap Sang Khalik. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang terdekat. Begitu pun ayah Sutopo, Suharsono Harsosaputro.

Suharsono mendatangi kediaman anaknya di Raffles Hill Blok i6, No.15, Harjamukti, Cimanggis, Sukatani, Tapos, Kota Depok. Suharsono mengungkapkan, keinginan anaknya yang belum terwujud. Kala itu, Sutopo pernah bercita-cita memberangkatkan kedua orangtuanya ke tanah suci.

"Dia (Sutopo) pernah bilang bapak kalau nanti sewaktu-waktu sudah siap akan saya naikkan haji ke Mekkah. Saya jawab, ya doakan saya siap," kenang Suharsono, Minggu (7/7).

Sutopo, anak pertama dari dua orang bersaudara. Suharsono menceritakan kepribadian anaknya tersebut. Menurut dia, sifat rajin, tekun, mandiri dan menolong sesama sudah tertanam di diri Sutopo sejak masih usia belia.

"Dia anak penurut suka membantu sanak saudara. Dan dia memang sejak kecil sudah berjiwa sosial," ujar.

Sutopo sangat dekat dengan ibunda. Ia pun mengungkapkan masakan kesukaan Sutopo.

"Masakan ibunya itu selalu cocok, sambel, istilahnya sambal tumpang, terus kesukaannya sambal letok," ujar dia.

Sutopo Purwo Nugroho menghembuskan nafas terakhir di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019). Rencananya akan dimakamkan Senin 7 Juli 2019 di pemakaman daerah Boyolali pada pukul 09.30 WIB.

"Menurut informasi yang diterima pihak keluarga berangkat dari Bandara Soekarno besok pukul 05.00 WIB," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mengenang Kegigihan Sutopo Beri Info Bencana di Tengah Sakit Kanker
Kepala BNPB Kenang Sutopo, Sosok Pekerja Keras yang Tak Pernah Mengeluh
Sampaikan Duka Cita, Jokowi Kenang Nasihat Sutopo Soal Makna Hidup
Megawati: Pemerintah Harus Beri Penghormatan Terbaik Bagi Sutopo
Keluarga Siapkan Pemakaman Sutopo di TPU Sonoloyu Boyolali
Kenangan Jenaka Sutopo, Deklarasi Gabung 'FBI' Bareng Jenderal Mulyono

(mdk/eko)