Bacawalkot Riza Sebut Tangsel Punya Banyak Kampus, Cocok Jadi Kota Mahasiswa

Bacawalkot Riza Sebut Tangsel Punya Banyak Kampus, Cocok Jadi Kota Mahasiswa
PERISTIWA | 20 Januari 2020 12:11 Reporter : Mardani

Merdeka.com - Pilkada Serentak bakal kembali digelar pada 23 September 2020. Salah satu daerah yang bakal mengikutinya adalah Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Sejumlah orang yang berniat mencalonkan diri pun mulai bermunculan. Salah satunya adalah Riza Villano Satria Putra. Dia juga mengikuti tahap administrasi dan wawancara sebagai Bacalon Walikota Tangsel dari PSI, Sabtu (18/1) lalu.

Dia mengaku memiliki sejumlah program untuk maju di Tangsel. Salah satunya di bidang pendidikan, dia ingin menjadikan Tangsel sebagai kota mahasiswa. Menurutnya, di wilayah Tangsel ada 17 kampus, Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.

"Saya ingin membuat Tangerang Selatan itu menjadi Kota Mahasiswa. Apalagi di Tangsel sekarang ini sudah banyak sekali kampus-kampus," katanya.

1 dari 2 halaman

Dia ingin banyaknya kampus yang ada di Tangsel menjadi barometer nasional dan tak kalah dari kampus luar negeri seperti Harvard, Oxford atau Cambridge.

"Hingga saat ini belum ada satu orangpun di Indonesia yang menyuarakan Tangsel menjadi Kota Mahasiswa," katanya.

Selain itu, dia juga memiliki program menjadikan Tangsel sebagai kawasan untuk memajukan industri film. Salah satunya dengan cara membuat kawasan industri kreatif.

Dia juga berencana membuat sebuah kawasan Religi Center baik untuk muslim atau agama lainnya di Tangsel. "Nanti akan ada replika Taj Mahal, Grand Katedral," katanya.

2 dari 2 halaman

Jelang Pilkada 2020, 70 Ribu Warga Tangsel Belum Punya e-KTP

13.500 Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), baru saja tiba di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Selatan. Saat ini, masyarakat pemilik suket sudah bisa melakukan perekaman untuk e-KTP.

"Hampir setengah tahun lebih, kita tidak lakukan pelayanan KTP el dan hanya dengan suket karena blangkonya kosong," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dedi Budiawan Minggu (19/1).

Diungkapkan Dedi, pencetakan e-KTP tahap II ini dilakukan di seluruh kantor kecamatan di Tangsel, dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran secara online.

"Sementara mendaftar online, untuk 500 pencetakan setiap hari yang dibagi untuk 7 wilayah kecamatan. Khusus bagi pemilik suket," kata Dedi.
1 dari 1 halaman

Diungkapkannya, saat ini hampir 70 ribu warga Kota Tangerang Selatan hanya memiliki suket. Lantaran hampir 6 bulan lebih Dinasnya mengalami kekosongan blangko.

"Kuota kita kemarin 13.500 blangko, yang terserap baru 4.000-an, artinya layanan pencetakan ini masih terus kita buka bisa sampai akhir Januari. Meski sebenarnya pencetakan harian kita di 7 kantor kecamatan kita batasi hanya 500 kuota," ucap Dedi. (mdk/dan)

Baca juga:
Jelang Pilkada 2020, 70 Ribu Warga Tangsel Belum Punya e-KTP
Bawaslu Tangsel Ingatkan Petahana Tak Mutasi ASN 8 Bulan Jelang Pilkada
Hindari Politik Uang, Alasan PSI Seleksi Terbuka Bacalon Pilwakot Tangsel
Cerita Putri Ma'ruf Amin Ikut Seleksi Pilkada Tangsel Lewat PSI: Cukup Kejam
Ikut Seleksi Pilkada Tangsel Lewat PSI, Putri Ma'ruf Ditanya Ketimpangan Permukiman
Manuver Azizah Ma'ruf Rebut Kursi Wali Kota Tangsel

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami