Bahas revisi UU KPK, pimpinan KPK bertemu DPR dan Jokowi di Istana

Bahas revisi UU KPK, pimpinan KPK bertemu DPR dan Jokowi di Istana
PERISTIWA | 22 Februari 2016 10:06 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Hari ini pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan pimpinan DPR untuk membahas kelanjutan revisi Undang-undang KPK Nomor 30 Tahun 2002. Pertemuan tersebut direncanakan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pelaksana harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, fokus pembahasan dalam pertemuan nanti adalah penolakan revisi undang-undang KPK. Terlebih lagi, Yuyuk mengatakan desakan publik semakin gencar menolak revisi undang-undang KPK.

"Hari ini akan ada pertemuan antara DPR, dengan Presiden dan juga pimpinan KPK untuk diundang hadir ke sana (Istana Presiden) untuk membicarakan mengenai revisi UU ini, mengingat desakan publik sudah demikian banyak dan masif," kata Yuyuk, melalui pesan teks, Senin (22/2).

Saat disinggung perihal pernyataan ketua KPK, Agus Rahardjo yang mengancam akan mundur dari KPK jika revisi dilanjutkan, dia mengaku belum mendengar hal tersebut. Kendati demikian dia meyakini sikap Agus merupakan bukti bahwa revisi undang-undang hanya akan membelenggu kewenangan KPK dalam memberantas korupsi.

"Sebenarnya saya belum mendengar pernyataan langsung dari beliau tapi mungkin itu menggambarkan bahwa beliau sudah sedemikian berupaya bahwa memang tidak ada yang bisa dihalangi lagi revisi ini," tuturnya.

Seperti diketahui, pernyataan Agus akan mundur dari KPK disampaikan saat menghadiri diskusi tokoh lintas agama bertajuk 'Misi Kerukunan Umat Beragama Melawan Korupsi' di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. Para tokoh lintas agama yang turut menghadiri diskusi tersebut dengan tegas menolak revisi undang-undang KPK.

"Kalau revisi berjalan, orang KPK harus mundur. Saya orang pertama yang menyatakan itu," tandas Agus di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (21/2).

Agus menyatakan hal tersebut karena diminta komitmennya oleh Budayawan Romo Benny Susetyo yang meminta seluruh pimpinan KPK dan segenap jajarannya mundur apabila revisi nantinya benar dilakukan. Bak gayung bersambut, Agus langsung lantang menyebut dialah orang pertama yang akan mundur.

Romo Benny menyatakan hal tersebut saat hadir dalam diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh lintas agama bertajuk 'Misi Kerukunan Umat Beragama Melawan Korupsi' di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh lintas agama bersatu menolak revisi UU KPK.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi sikap para tokoh lintas agama tersebut. Sebab, dia sependapat bahwa revisi UU KPK memang melemahkan lembaga antirasuah.

"Kami sangat mengapresiasi karena kami menolak juga," tukasnya. (mdk/bal)

Baca juga:

Ancaman mundur Agus Rahardjo bukti keseriusan KPK tolak revisi UU

Fadli Zon sebut masalah serius jika UU direvisi Ketua KPK mundur

Tolak revisi UU KPK, Slank gelar konser di KPK besok

Jokowi harus dengar wejangan SBY, tolak revisi UU KPK

Besok pimpinan DPR temui Jokowi, tagih sikap soal revisi UU KPK

Akui Surpres belum dikirim, Luhut yakin Jokowi sepakat revisi UU KPK

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami