Balita di Jember Tertular Covid-19 dari Orang Tua yang Kontak dengan Klaster Gowa

Balita di Jember Tertular Covid-19 dari Orang Tua yang Kontak dengan Klaster Gowa
PERISTIWA | 1 Juni 2020 14:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seorang anak usia di bawah lima tahun (balita) di Jember tertular Covid-19 dari orang tuanya yang merupakan bagian dari klaster penularan virus corona di kalangan peserta pertemuan jemaah tabligh di Gowa, Sulawesi Selatan.

"Kasus ke-35 yang terkonfirmasi positif salah satunya adalah anak berusia 1,5 tahun yang merupakan warga Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember Gatot Triyono di Jember, seperti dilansir Antara, Senin (1/6).

Pasien ke-35 yang terkonfirmasi positif merupakan anak dari pasien ke-34 dan kontak erat dengan kasus positif ke-22 yang merupakan klaster Gowa.

Menurut dia, balita yang terpapar virus corona dalam kondisi sehat dan masih menjalani karantina di rumah sakit.

Balita itu terindikasi tertular corona dalam pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat pada 20 Mei 2020 dan diisolasi di rumah sakit pada 22 Mei.

"Pengambilan (pemeriksaan) swab dilakukan pada 23 dan 24 Mei 2020, kemudian dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (31/5) malam," katanya.

Dia menjelaskan, ibu balita tersebut merupakan pasien Covid-19 yang ke-34 di Jember yang tinggal di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe.

"Pasien positif ke-34 itu suaminya baru pulang dari ijtima Gowa bersama pasien positif ke-22 yang merupakan tetangganya, sehingga riwayatnya memiliki kontak erat dengan pasien positif ke-22," ujarnya.

Ibu balita tersebut terindikasi tertular corona dalam pemeriksaan pada 20 Mei 2020 dan kemudian diisolasi di rumah sakit. Ia dinyatakan positif terserang Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan pada 23 dan 24 Mei 2020.

Data dari gugus tugas, jumlah pasien Covid-19 di Jember pada Minggu (31/5) bertambah delapan menjadi 41 orang. (mdk/noe)

Baca juga:
Memasuki New Normal, Tenaga Medis Minta Kebutuhan APD Mutlak Tersedia
New Normal, Pedagang Pasar Wajib Pakai Face Shield hingga Sarung Tangan
Kecewa dengan Fasilitas dan Layanan RSUD, 2 Santri Positif Corona Kabur
Mulai Stres Tinggal di Rumah, Turis di Badung Minta Pantai Dibuka buat Surfing
Kisah Tung Dasem Waringin Lawan Corona dan Sempat Kirim Pesan Terakhir ke Istri

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5