Balita di Tasikmalaya Diduga Menjadi Korban Pencabulan Kerabat

Balita di Tasikmalaya Diduga Menjadi Korban Pencabulan Kerabat
PERISTIWA | 24 Januari 2020 01:04 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Polisi menyelidiki dugaan pemerkosaan anak di bawah umur dilakukan seorang lelaki di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaku pemerkosaan diduga berinisial O (35) sementara korban pencabulan balita berusia 16 bulan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro membenarkan sudah menerima laporan orang tua korban tersebut. Pelaporan dilakukan setelah awalnya ibu korban menemukan bagian kemaluan anaknya berdarah sehingga langsung dibawa ke bidan desa dan kemudian dirujuk ke rumah sakit Rancamaya. Diduga balita tersebut mengalami pencabulan pada Senin (13/1).

"Kita telah menerima laporan dan saat ini masih lidik," kata Dadang, Kamis (23/1).

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rianto menyebut keluarga korban sekitar 3 tahun tinggal bersama kakak dan keluarganya. Saat orang tua korban beres-beres rumah karena ingin pindah, korban diketahui tengah tidur di kamarnya.

"Dari keterangan orang tua korban saat itu hanya ada orang tua dan kakak korban di dalam rumah. Dan setelah beberapa saat, anak mereka menangis dengan kondisi darah keluar dari organ vitalnya," kata Ato.

Mengetahui kemaluan anaknya mengeluarkan darah, orang tua langsung membawa korban berobat hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit Rancamaya. Berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit, lanjutnya, diduga ada sesuatu yang masuk ke alat kelamin korban sehingga keluarga pun berasumsi bahwa pelakunya adalah kerabatnya sendiri.

Ato mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan pendampingan kepada korban dan orang tuanya untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tasikmalaya Kota. "Hingga saat ini terduga pelaku belum tertangkap, diamankan keluarganya ke suatu tempat karena di lingkungan itu warga sekitar hendak menyerang pelaku," ujar dia.

Saat ini sendiri, disebut Ato, kondisi korban mulai membaik setelah sebelumnya sempat mengalami demam tinggi. Ia sendiri berharap pihak kepolisian bisa cepat menangkap terduga pelaku.

"Dengan begitu, kasus ini bisa dapat diselesaikan," tutupnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Diiming-imingi Jadi Figuran Sinetron, Remaja 13 Tahun Disetubuhi 2 Kali
Guru Cabul di Badung Sempat Tawarkan Uang dan Janjikan Sepatu kepada Korban
Trauma Dicabuli Guru, Murid di Badung Mencoba Bunuh Diri dengan Cara Iris Tangan
Cabuli Belasan Anak, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diringkus Polisi
Ayah Tiri Cabuli Anaknya yang Lagi Tidur Siang Usai Pulang Sekolah
Gagal Perkosa Wanita Hamil, Tukang Ojek di Siak Cabuli Gadis SMP
AMDI Harap Korban Pemerkosaan di Toba Samosir Dapat Perlindungan & Pendampingan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami