Bambang Widjojanto soal Tanggapan KPU: PD Banget, Overconfidence

PERISTIWA | 18 Juni 2019 11:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi tudingan kubu Prabowo-Sandi soal dugaan kecurangan yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif tidak berdasar. Ketua tim hukum BPN 02 Prabowo-Sandiaga menyebut KPU RI terlalu percaya diri dengan jawaban di persidangan kali ini.

"KPU itu PD (percaya diri) banget, bisa overconfidence," kata Bambang di Gedung MK, Selasa (18/6)

Bambang menyebut, KPU hanya membacakan 30 halaman dari total 300 halaman jawaban yang dibawa KPU. Hal tersebut menurutnya salah satu bukti KPU terlalu PD.

"Dia cuma baca 30 halaman dari 300 halaman yang diajuin. Seolah-olah hakim paham 270 halaman lainnya," jelasnya

Menurut Bambang, sikap terlalu PD dari KPU iu merupakan kesalahan utama selama sidang sengketa Pilpres ini. "Dan itu kesalahan utama dia, overconfidence," ucap Bambang bersikukuh.

Sebelumnya, Ketua Tim Hukum KPU RI, Ali Nurdin membacakan jawaban terhadap revisi permohonan gugatan sengketa Pilpres oleh BPN 02.

Dalam jawabannya, Ali menyatakan DPT yang dipersoalkan oleh pemohon merupakan persoalan yang sudah diselesaikan secara bersama-sama.

"Sudah diselesaikan sejak awal antara termohon pemohon pihak terkait serta Bawaslu. Dalam catatan termohon tercatat ada 7 kali koordinasi antara termohon dengan pemohon," kata Ali di Gedung MK, Selasa (18/6).

KPU menurut Ali, telah menindaklanjuti seluruh laporan pemohon dengan melakukan pengolahan data, berkoordinasi dengan Dirjen dukcapil, mengadakan rapat koordinasi dengan KPU provinsi kabupaten kota.

"Melakukan verifikasi faktual dengan metode sampling, konsultasi dengan ahli demografi dan ahli statistik. Serta melakukan pencocokan dan penelitian terbatas berdasarkan kesepakatan rapat antara termohon dengan peserta pemilu," bebernya

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Yusril: Ada yang Mengatakan Presentasi Pemohon Kemarin Seperti Pemaparan Skripsi
KPU Nilai Kubu Prabowo Memaksa MK Buktikan Pelanggaran yang Tidak Jelas
Yusril: Perkara Ini Tak Berkaitan dengan Perselisihan Mengenai Konsepsi Ketuhanan
Datangi MK, Massa Berbaju Kuning Berharap Indonesia Kembali Rekat
KPU Minta MK Tolak Seluruh Permohonan Prabowo-Sandi
KPU Tegaskan Ma'ruf Amin Bukan Pejabat BUMN di Sidang Sengketa Pilpres
Kuasa Hukum KPU Jawab Tudingan Prabowo-Sandi di Sidang MK

(mdk/lia)