Bandel Nongkrong Saat Wabah Corona, 16 Muda-Mudi Jadi Tersangka di Polda Metro

Bandel Nongkrong Saat Wabah Corona, 16 Muda-Mudi Jadi Tersangka di Polda Metro
PERISTIWA | 4 April 2020 16:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak 18 orang digiring ke Polda Metro Jaya karena dianggap melanggar kebijakan pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB). 16 Orang di antaranya bahkan ditetapkan sebagai tersangka.

Tim Gabungan TNI-Polri menyisir sejumlah tempat di jalan Bendungan Hilir Jakarta Pusat dan Jalan Sabang jakarta Pusat, Jumat (3/4) malam.

Yusri mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah muda-mudi yang berkumpul pada malam hari. Pihaknya telah mencoba memberikan imbauan, namun tak digubris.

"3 Kali kami imbau tapi tetap membandel," ujar dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/3).

Pihaknya menjerat 16 orang dengan Pasal Pasal 93 Undang-Undang No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Kemudian, Pasal 218 KUHP.

"Pidana penjara paling lama 4 bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu Rupiah," ujar dia.

Kendati, 16 orang tersangka itu tak ditahan. Pasalnya ancamannya kurang dari satu tahun. "Kami tetap proses. Tapi mereka tidak ditahan," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
Kemenkes: PSBB Bukan Karantina, Warga Masih Bisa Berkegiatan
Melawan Corona dengan Olahraga
Dua Daerah Dikabarkan Sudah Ajukan PSBB, Jakarta dan Fakfak
Lanjut Bahas RUU Kontroversi saat Pandemi Corona, DPR Dinilai Menghina Nalar Publik
KPU dan Bawaslu Nilai Cukup Dua Poin Penting di Perppu Penundaan Pilkada

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5