Bangganya Jokowi Dipuji Joe Biden Indonesia Mampu Tangani Covid-19

Bangganya Jokowi Dipuji Joe Biden Indonesia Mampu Tangani Covid-19
Jokowi hadiri KTT Khusus ASEAN-AS di Washington DC. ©Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
NEWS | 18 Mei 2022 14:06 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kemarin. Dalam pertemuan itu, Kepala Negara curhat mendapat pujian dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Presiden Jokowi baru saja kembali dari AS usai menghadiri rangkaian kunjungan kerja mulai tanggal 11 sampai 15 Mei 2022.

"Jadi beliau (Presiden Jokowi) sampaikan 'aduh bangga sekali' karena di Amerika bertemu dengan Presiden Amerika dan dipuji Indonesia penanganan pandeminya," ungkap Budi dalam acara Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional, Rabu (18/5).

Menurut Budi, AS masih menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Dalam sehari, tercatat ada penambahan 100.000 kasus Covid-19. Sejumlah menteri yang melakukan kunjungan kerja ke negara Paman Sam itu bahkan sempat terpapar.

"Hampir semua pejabat Indonesia yang ke Amerika semuanya kena Omicron. Untung sudah divaksinasi jadi sehat," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Mantan Wakil Menteri BUMN ini juga menceritakan latar belakang relaksasi aturan perjalanan bagi pelaku perjalanan luar negeri. Relaksasi itu berkaitan dengan pemeriksaan PCR dan Antigen.

"Memang masalahnya (menteri) mesti terlambat pulangnya karena enggak boleh masuk ke Indonesia. Jadi bapak Presiden juga bilang 'cobalah direlaksasi itu PCR dan antigennya, kalau sudah dua kali vaksinasi biar bisa pulang ke Indonesia'," ungkapnya.

"Nah hampir ada menteri yang tidak bisa pulang masa lebaran karena terkena di Amerika," imbuhnya.

Presiden Joko Widodo telah memutuskan melonggarkan aturan pelaku perjalanan, baik untuk dalam negeri maupun internasional. Bagi pelaku perjalanan kini tak perlu menunjukkan hasil tes Covid-19 bila sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

"Bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap, maka sudah tidak perlu lagi melakukan tes swab PCR maupun antigen," ucapnya.

(mdk/rnd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami