Bangka Belitung Kekurangan Alat Tes Antigen dan PCR, Laporan Hasil Testing Terlambat

Bangka Belitung Kekurangan Alat Tes Antigen dan PCR, Laporan Hasil Testing Terlambat
Ilustrasi swab test atau tes usap COVID-19. ©2020 Merdeka.com/usar.army.mil
NEWS | 1 Agustus 2021 14:03 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan alat tes antigen dan PCR 3.500 perhari guna memenuhi standar dan mengoptimal testing Covid-19 selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III dan IV.

"Kami kekurangan jumlah alat tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR), dimana keperluannya 3.500 per hari," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Minggu (1/8).

Dia mengatakan kekurangan alat antigen, PCR dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya telah dilaporkan kepada pemerintah pusat. Pemerintah pusat diharapkan dapat segera menambah ketersediaan fasilitas kesehatan untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Beberapa fasilitas pelayanan kesehatan belum melaporkan hasil testing, sehingga tidak tercatat di data base New All Record Tes Covid-19 (NARTC19)," ujar dia.

Menurut dia, pekerjaan rumah lainnya yang masih harus ditingkatkan yaitu mengenai Bed Occupancy Rate (BOR) yang saat ini tingkat keterpakaiannya mencapai 82,53 persen se-Babel. Sementara, kurangnya stok vaksin menjadi kendala Babel belum bisa mencapai target nasional.

"Dengan adanya penambahan dan konversi tempat tidur, berimbas pada kekurangan peralatan dan perlengkapan alat kesehatan, seperti alat bantu pernafasan, tabung oksigen, ventilator, dan lain-lain, serta sumber daya manusia nakes dan relawan," kata dia.

Pelaksanaan PPKM level 4 maupun 3 dilaksanakan dengan dasar dikeluarkannya surat edaran tentang sistem jam kerja, surat edaran pengendalian transportasi bagi pelaku perjalanan domestik, melaksanakan rakor Forkopimda Babel di seluruh Kabupaten/Kota.

"Kita sudah melakukan sosialisasi, edukasi, penegakan oleh pentahelix dengan melibatkan seluruh komponen yang ada, dan menunjuk petugas untuk penanganan Covid-19 di Pulau Belitung yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah," tandasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
KSP: Tenaga Kesehatan Mulai Keluhkan Kelelahan Lacak Pasien Covid-19
Pemerintah Diharapkan Sediakan Fasilitas Tes PCR di Setiap Kabupaten Kota
Wapres Minta Bali Tingkatkan 3T untuk Turunkan Kasus Covid-19
KSP Bentuk Mobile Training Team untuk Layani Masyarakat Jalani Isoman
Menko Luhut: Sudah Semakin Mengerti Tracing Penting dalam Penanganan Covid-19
Satgas Covid-19: 30 Provinsi Mencapai StandarTesting WHO

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami