Banjir Bandang di Kintamani, Alat Berat Dikerahkan Keruk Lumpur Tebal

Banjir Bandang di Kintamani, Alat Berat Dikerahkan Keruk Lumpur Tebal
Pembersihan sisa banjir bandang di Kintamani. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 10 Februari 2020 22:34 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Banjir bandang yang menerjang wilayah Banjar Hulun Danu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali sudah surut. Petugas gabungan dan sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan membersihkan, termasuk pengerukan lumpur tebal.

"Tim gabungan yang berasal dari TNI, Polri, ASN dan warga masyarakat masih melanjutkan upaya pembersihan di akses-akses yang terdampak, baik dengan manual (gotong royong) maupun dengan alat berat," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa, Senin (10/2).

Fasilitas umum seperti akses jalan nasional yang terdampak hampir sepanjang 2 kilometer sudah tertangani sekitar 80 persen.

"Sementara untuk fasilitas umum yang terdampak (seperti) halaman TK Prawidya Dharma Songan sudah rampung 100 persen yang dikerjakan secara gotong royong oleh tim gabungan. Hari ini, oleh warga sekolah dilaksanakan bersih-bersih di lantai ruangan, dan mulai besok pelaksanaan proses belajar mengajar dilaksanakan," jelasnya.

Kemudian, untuk fasilitas masyarakat seperti halaman Pura Penetegan Banjar Hulun Danu Songan, yang sempat terdampak lumpur sudah dibersihkan dengan gotong royong.

Sedangan untuk pembersihan fasilitas pribadi dilaksanakan secara gotong royong oleh tim gabungan. Selain itu akses yang bisa dijangkau, diterjunkan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Bangli.

Wilayah terdampak akibat banjir bandang mencakup permukiman, infrastruktur jalan nasional dan kabupaten termasuk yang menghubungkan Kayupadi dan desa sekitarnya. Kemudian sektor pertanian sekitar 177 Ha lahan pertanian.

"Untuk sektor sosial lainnya, ada 8 unit mobil dan 20 unit sepeda motor rusak. Untuk korban jiwa nihil dan total kerugian sedang dilakukan pendataan," ujar Sutapa.

Banjir bandang terjadi, Jumat (7/1) pukul 14.45 WITA. Terjangan banjir berasal dari Banjar Kayupadi, Desa Belandingan dan Desa Pinggan. (mdk/cob)

Baca juga:
Banjir Bandang di Bangli, 8 Mobil, Puluhan Motor dan 15 Rumah Terdampak
Sungai Cilamaya Meluap, Permukiman Warga di Karawang Kembali Terendam Banjir
Jokowi Minta Ridwan Kamil Tentukan Lokasi Relokasi Warga Korban Longsor Sukajaya
Bupati Bogor Targetkan Relokasi Korban Banjir Bandang & Longsor Rampung Sebelum Puasa
Banjir Bandang di Jember Terjang Permukiman dan Putuskan Jembatan
Banjir Bandang Terjang Jember, 166 Warga Terpaksa Mengungsi ke Tenda Darurat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami