Banjir dan longsong di Sumatera Barat, 4 orang tewas

Banjir dan longsong di Sumatera Barat, 4 orang tewas
BNPB rilis penanganan banjir dan longsor. ©2016 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman
PERISTIWA | 3 Maret 2017 23:47 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Akibat hujan deras sejak Kamis (2/3) kemarin, banjir dan longsong melanda 50 kota di Sumatera Barat. Terdapat 12 titik banjir genangan di 7 Kecamatan dengan titik tertinggi dan terparah 1,5 meter di Pangkalan akibat meluapnya sungai Maek.

"Jalan negara yg menghubungkan Sumbar - Riau terputus karena ada 9 titik lokasi longsor di wilayah Kecamatan Pangkalan, termasuk akses menuju kota Pangkalan yang terkena banjir juga terputus seluruhnya di Kabupaten Limapuluhkota terdapat 13 titik longsor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan singkatnya, Jumat (3/3).

Sutopo mengatakan delapan mobil tertimpa longsor di Km 17 Koto Alam, Pangkalan yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

"Tim gabungan BPBD Limapuluhkota bersama Polisi (Brimob), TNI, Basarnas, PLN, Dinas Sosial, Dinkes, Relawan berupaya membersihkan material longsor untuk menuju Pangkalan yang terdampak banjir. Pencarian dan evakuasi korban 8 mobil yang tertimpa longsor," katanya.

BPBD limapuluhkota juga telah menghubungi BPBD Kampar Riau untuk membantu penanganan banjir di Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau. Tetapi tidak dapat tembus juga karena terhalang longsor.

"Logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi belum bisa masuk ke wilayah Pangkalan karena terhalang 3 titik longsor besar lagi yg harus dibersihkan," ucapnya. (mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami