Banjir dan Longsor di Blitar, Jembatan Penghubung 2 Desa Rusak

Banjir dan Longsor di Blitar, Jembatan Penghubung 2 Desa Rusak
Banjir di Blitar. ©2016 merdeka.com/imam mubarok
NEWS | 16 Maret 2022 13:46 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Banjir dan tanah longsor terjadi di Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (15/3). Bencana ini terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam periode panjang sehingga memicu luapan air di beberapa sungai.

Kondisi itu diperburuk oleh tanah yang labil sehingga terjadi longsor di beberapa titik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir dan longsor berdampak pada 7 desa yang berada di 4 kecamatan.

Rinciannya adalah Desa Sukosewu, Desa Tambakan dan Desa Gadungan di Kecamatan Gandusari. Berikutnya adalah Desa Bangle di Kecamatan Kanigoro, Desa Duren di Kecamatan Talun, Desa Bululawang dan Desa Pulorejo di Kecamatan Bakung. Data ini diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar.

"Hasil kaji cepat sementara per hari ini, Rabu (16/3), sebanyak 13 unit rumah dan lahan pertanian seluas 6.300 meter persegi terdampak banjir dengan tinggi muka air 30-70 sentimeter, 1 jembatan penghubung Desa Pulorejo dan Desa Plandirejo rusak," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Rabu (16/3).

Sementara itu, talud penahan jalan di Desa Tambakan runtuh, akses jalan di Desa Gadungan tertutup material longsor sepanjang 12 meter dengan lebar 5 meter, dan 3 titik akses jalan penghubung Desa Bakung menuju Desa Bululawang tertutup longsor.

2 dari 2 halaman

Belum Ada Laporan Korban Jiwa

Menurut Abdul, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kejadian longsor di beberapa titik telah menyebabkan aktivitas dan mobilitas warga menjadi terganggu.

Beberapa jalan yang tertutup material longsor membuat warga harus memutar melewati jalur alternatif hingga sejauh kurang lebih 8 kilometer.

BPBD Kabupaten Blitar bersama tim gabungan dari lintas instansi terkait, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor dengan alat seadanya hingga mengerahkan alat berat jenis eskavator. (mdk/gil)

Baca juga:
Banjir Grobogan Hari Ini, 218 Rumah hingga Pondok Pesantren Terdampak
Banjir Landa 11 Desa di Luwu, 3 Jembatan Rusak
Hujan Deras di Garut Sebabkan Banjir Hingga Pohon Tumbang
Hujan Lebat Picu Banjir di Cirebon dan Sumedang
Kalisari Meluap, Ini Potret Mobil Mewah Terjebak di Jalan Terendam hingga Separuh
Banjir Rendam 110 Rumah Warga Pakis Malang
Hujan Intensitas Tinggi Picu Banjir di Jember, 3.101 Warga Terdampak

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini