Banjir dan Longsor Melanda Nganjuk, 23 Orang Dalam Pencarian

Banjir dan Longsor Melanda Nganjuk, 23 Orang Dalam Pencarian
Banjir di Nganjuk. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 15 Februari 2021 06:25 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Hujan deras yang mengguyur pada Minggu (14/2) sore hingga malam, menyebabkan sejumlah wilayah di Nganjuk banjir dan longsor. Akibat hal itu, 23 orang dilaporkan belum ditemukan alias masih dalam pencarian.

Satriyo Nurseno Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jatim mengatakan, bencana banjir terjadi di tiga Kecamatan tengah kota Nganjuk, yakni Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk, dan Kecamatan Loceret. Bahkan, ketinggian air di Kecamatan Berbek terpantau hingga 2,5 meter.

"BPBD Jatim menerima laporan banjir terjadi di 3 Kecamatan di Kabupaten Nganjuk yaitu Berbek, Nganjuk, dan Loceret. Di kecamatan Berbek 2,5 meter. Kemudian ada beberapa warga yang sudah dievakuasi," ujar Satriyo, Minggu (14/2) malam.

Ia menambahkan, tidak hanya banjir, namun bencana tanah longsor juga terjadi di Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Dalam kejadian ini 23 orang warga dilaporkan belum ditemukan. Sementara 15 orang telah dievakuasi.

"Informasi yang kita terima 15 orang sudah ditemukan. Masih 23 orang belum ditemukan. Kami belum dapat informasi pasti, kami masih perjalanan ke Nganjuk," kata dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Bupati Bogor Minta BBWS Benahi Pendangkalan Sungai Cikeas
Banjarmasin Masih Status Tanggap Darurat Air Pasang
Banjir di Keerom Papua Rusak 4.500 Hektar Lahan Pertanian
Mobil Pengantar Bantuan Korban Banjir di Subang Raib Digondol Maling
Wagub Jabar Sebut Penambangan Liar Jadi Penyebab Banjir di Subang
Ma'ruf Amin: Banjir Jangan Berulang, Kalau Berulang Berarti Kita Tidak Cerdas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami