Banjir dan Tanah Longsor Landa Kabupaten Pesisir Selatan

Banjir dan Tanah Longsor Landa Kabupaten Pesisir Selatan
PERISTIWA | 24 September 2020 10:27 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Bencana banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, pada Rabu (23/9), pukul 16.00 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, mengatakan banjir dipicu Sungai Paiman meluap.

"Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi hingga mengakibatkan debit air Sungai Paiman meluap," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9).

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, kini genangan air berangsur surut. BPBD setempat telah melakukan upaya penanganan darurat di lapangan.

"Tim di lapangan melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. Di samping itu, BPBD juga menginformasikan kerugian masih dalam pendataan tim di lapangan," sambungnya.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. Tanah longsor terjadi akibat kondisi tanah labil dan dipicu curah hujan tinggi.

Akibatnya, akses jalan dari Padang Paiman menuju Bengkulu tertimbun material longsor. BPBD juga melaporkan satu unit rumah rusak berat akibat peristiwa ini.

Raditya menyebut, Kabupaten Pesisir Selatan termasuk kawasan dengan potensi bahaya banjir berkategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 12 kecamatan berada pada potensi tersebut.

"Hal serupa juga pada potensi bahaya tanah longsor. Sebanyak 12 kecamatan dengan luas 357.847 hektar berada di zona potensi tanah longsor," terangnya.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada 24 September 2020 akan terjadi hujan disertai kilat dan petir serta angin kencang di Sumatera Barat. Pada 25 September 2020, Sumatera Barat berpotensi hujan dengan intensitas lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga di tengah potensi cuaca yang dapat memicu banjir dan longsor, khsususnya di tengah pandemi Covid-19," pungkas Raditya. (mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami