Banjir Melanda Pematang Siantar, Satu Orang Meninggal Dunia

Banjir Melanda Pematang Siantar, Satu Orang Meninggal Dunia
PERISTIWA | 13 Juli 2020 17:42 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Bencana banjir menerjang Kelurahan Tanjur Pingir, Kecamatan Sinatar Martoba, Kecamatan Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara, pada 11 Juli 2020. Satu orang meninggal meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan, berdasarkan laporan BPBD Kota Pematang Siantar warga yang meninggal karena hanyut terbawa arus saat mengendarai sepeda motor.

"BPBD setempat masih melakukan pendataan warga terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Pematang Siantar telah melakukan upaya penanganan darurat, seperti kaji cepat, evakuasi korban dan pembersihan sisa material lumpur. Kondisi saat ini banjir telah surut," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/7).

Selain banjir, tanah longsor juga menimpa dua lokasi di Sumatera Utara, yakni di Kabupaten Simalungun dan Deli Serdang. Tanah longsor di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Simalungun terjadi pada Sabtu 11 Juli 2020.

Menurut Raditya, BPBD setempat mengidentifikasi 7 keluarga mengungsi, sedangkan kerugian material mencakup 2 rumah, 1 gereja tertimbun dan 15 rumah lain terdampak.

Menindaklanjuti kejadian ini, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Simalungun telah melakukan upaya penanganan darurat, seperti pengerahan alat berat untuk membersihkan material lumpur.

1 dari 1 halaman

Sedangkan longsor lainnya terjadi di Desa Demak Maleho, Kecamatan Bangun Purba, Deli Serdang, pada Minggu 12 Juli 2020. Tanah longsor yang terjadi pada pukul 18.45 WIB ini mengakibatkan satu orang luka berat dan 3 Keluarga mengungsi.

"Korban luka tersebut telah dirawat di RSUD Deli Serdang untuk perawatan intensif. Kerugian material mencakup 3 rumah rusak berat," ujarnya.

Berdasarkan laporan BPBD, sejumlah kejadian tersebut dipicu oleh faktor hujan dengan intensitas tinggi, sedangkan longsor dipengaruhi juga kondisi tanah yang labil. (mdk/ray)

Baca juga:
Banjir Kepung Sejumlah Daerah di Sulteng
Anies Sebut Penanggulangan Banjir DKI Tahun 2020 Butuh Dukungan Fiskal
Penampakan Banjir dan Longsor Melanda China
Rp35,9 Triliun untuk Penanggulangan Banjir dan Longsor di Jabodetabek Punjur

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami