Bantah Ryamizard, Kepala BNPT Tegaskan Data 3% TNI Radikal Tak Akurat

Bantah Ryamizard, Kepala BNPT Tegaskan Data 3% TNI Radikal Tak Akurat
Kemenkumham gandeng BNPT perkuat penanggulangan teroris. ©Liputan6.com/Herman Zakharia
PERISTIWA | 21 November 2019 12:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pada saat pemaparan, Pimpinan sidang Sarifuddin Sudding menanyakan informasi yang menyebut tiga persen TNI terpapar radikalisme.

"Terkait statement (mantan) Menhan Ryamizard ada 3 persen TNI kita terpapar radikalisme atau terorisme bagaimana?" tanya Sudding di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (21/11).

Kepala BNPT Suhardi Alius menjawab bahwa ia tidak tahu dari mana asal data 3 persen itu dan tidak pernah merilis data tingkat radikalisme di instansi mana pun.

"Begitu ada statement itu kami ditelepon Pak Wiranto (eks Menkopolhukam) langsung, dari mana data itu? Kami juga tidak tahu pak, silakan bapak tanya pak Menhan karena tidak punya data itu," kata Suhardi.

Baca Selanjutnya: Tak Pernah Merilis Data...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami