Banyak Warga di Duren Jaya Bekasi Menderita ISPA

PERISTIWA | 1 Juli 2019 19:10 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Ratusan warga di 200 RT dan 19 RW Kelurahan Duren Jaya, Bekasi mengikuti pengobatan gratis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mayoritas warga di sana menderita penyakit saluran pernapasan ISPA.

"Warga mengeluhkan sesak napas dan batuk pilek, hal ini dipicu karena masih kurangnya kepedulian warga akan pola hidup sehat," kata Dokter Rico Andriyadi, Senin (1/7).

Pengobatan gratis ini diadakan oleh RS Sentosa Siloam Hospital Group dengan puskesmas berupa penyediaan ambulans dan beberapa tim medis yang terdiri dari dua dokter; dr. Rico Andriyadi, dr. Ikhlas H Nainggolan serta 10 tim medis ditambah tenaga apoteker.

Salah satu warga yang berobat, Sulaeman (72) mengeluhkan penyakit lemah jantung yang dideritanya dalam kurun waktu 2 tahun. Dia merupakan warga dari RT 08 RW 10.

"Kalau jalan jauh udah enggak kuat, napas langsung ngos ngosan," ungkapnya sambil dipapah petugas hansip.

Sementara itu, Kepala Puskesmas setempat Elis Zarnidewi saat memberikan keterangan menjelaskan, dalam sehari sekitar 200 pasien datang untuk berobat dan mereka pengguna BPJS dan kartu KIS.

"Kebanyakan dari mereka menderita gatal dan batuk pilek, bahkan ada juga yang harus kami rujuk ke rumah sakit," paparnya.

Lurah setempat, Predi Ridiansyah menuturkan warga antusias karena banyak dari mereka sudah lama tidak mendapatkan pengobatan gratis.

"Harapan saya ke depannya pengobatan ini selain untuk mengobati, tapi bisa memberikan edukasi pada warga agar dapat hidup secara sehat dan berkualitas," imbuhnya. (mdk/cob)

Baca juga:
70 Persen korban likuefaksi di Petobo Palu terserang ISPA
Balita dan anak penderita ISPA di Palembang tinggi akibat kebakaran hutan
Menengok dahsyatnya polusi udara rusak kehidupan kota paling tercemar di dunia
Ratusan warga di Jayapura terserang penyakit malaria dan ISPA
Selain ISPA, ratusan warga Sumsel terjangkit penyakit kaki gajah
Minimalisir penyakit ISPA, 5 dokter keliling Pekanbaru obati warga

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.