Banyak Warga Jayawijaya Mabuk, Polisi akan Buru Produsen Minuman Beralkohol

PERISTIWA | 18 Mei 2019 03:02 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan pihaknya akan melakukan pengejaran dan razia terhadap pembuat minuman keras beralkohol sebab belakangan ini banyak warga mabuk.

Tonny Ananda Swadaya mengatakan pasca polisi fokus untuk pengamanan pesta demokrasi, ada warga yang kembali memproduksi minuman beralkohol.

"Kemarin waktu pemilu itu pembuat minuman keras merasa tidak ada pengawasan dari polisi sehingga mereka terus produksi dan jual," katanya saat di Wamena seperti dikutip Antara, Jumat (17/5).

Mulai beredarnya minuman keras menurut dia, dapat dilihat dari kasus penikaman dan pembacokan yang terjadi di dua pasar berbeda yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

"Ini sudah menjadi atensi kita sehingga dalam waktu dekat kami melakukan razia besar-besaran dengan sasaran minuman keras dan saja," katanya.

Razia digelar karena Jayawijaya merupakan daerah yang memiliki peraturan daerah tentang larangan peredaran minuman keras. Sehingga polisi akan menindak tegas pelaku pembuat minuman keras.

"Kami sudah tahu masyarakat yang memproduksi minuman keras sehingga kami akan tindak," katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, pasca razia gabungan yang dilakukan rutin oleh pemerintah, polisi dan TNI sebelum pemilu, jumlah warga mabuk yang berkeliaran sangat berkurang. (mdk/ray)

Baca juga:
Selain Sita 200 Botol Miras, Satpol PP Amankan 7 PSK di Bandung
Polisi Gerebek Rumah Janda Kaya, Ribuan Botol Miras Gagal Beredar di Malam Takbiran
Gerebek Gudang Bu Dede, Polres Garut Temukan Ribuan Miras Berbagai Merek
Petugas Gabungan di Garut Sita Ratusan Miras namun Gagal Tangkap Penjual
Jelang Ramadan, Satpol PP Palembang Amankan 2 WTS & Ratusan Botol Miras

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.