Baru Bebas Asimilasi Curi Motor, Residivis Ditangkap Warga Usai Kabur ke Sawah

Baru Bebas Asimilasi Curi Motor, Residivis Ditangkap Warga Usai Kabur ke Sawah
PERISTIWA » MALANG | 16 April 2020 21:54 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Dibebaskan lewat program asimilasi rupanya tak membuat Deni Subarja (36) warga Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh Jombang, Jawa timur, ini tobat. Pasalnya, pria yang juga residivis kasus penggelapan ini kembali ditangkap polisi lantaran ketahuan mencuri motor.

"Tersangka kemarin bebas dari Lapas Madiun setelah dapat asimilasi," kata Kasatreskrim Polres Jombang, Iptu Christian Kosasih Kamis (16/4).

Deni Subarja diketahui melakukan aksi pencurian di pinggir jalan desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Motor yang dicuri, Yamah Mio nopol S 3523 YJ milik Agus Faisal (39) warga Dusun Sawahan, Desa Sambirejo Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Keterangan Agus Faisal, saat itu motornya dipakai anaknya MSA (16) untuk mengantar uang ke rumah temannya Ruryadi. Begitu sampai di rumah Ruryadi, MSA memarkir kendaraannya dengan kunci masih tertancap di setir.

Setelah itu, MSA membantu menguruk tanah di pelataran rumah Ruryadi. Tidak lama kemudian, melihat motor mio tersebut didorong lalu dinyalakan oleh orang yang tidak dikenal.

"Anak saya langsung berteriak maling lalu mengejar dengan dibonceng warga," ujar Agus ditemui di Mapolres Jombang.

Saat itu, pelaku berputar- putar di kampung. Begitu sampai di jalan raya bypass Mojoagung, pelaku berhasil dipepet korban lalu ditendang hingga pelaku terjatuh ke sawah. Pelaku berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ketengah sawah dan meninggalkan motor yang dicurinya.

"Pas terjatuh, pelaku terus berlari ke tengah sawah. Kita kejar bersama warga lainnya hingga akhirnya berhasil kita tangkap," tuturnya.

Warga yang sudah emosi, langsung melayangkan bogem mentah ke arah pelaku hingga Deni babak belur. Polisi yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi dan mengamankannya.

Kasatreskrim menambahkan, dari pemeriksaan sementara, pelaku nekat melakukan pencurian sepeda motor dengan alasan tak punya uang untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit. "Pengakuannya begitu, dia (pelaku) mencuri karena ibunya sakit. Ini masih kita dalami," ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (mdk/gil)

Baca juga:
Marak Aksi Kejahatan di Tengah Pandemi Corona
Mantan Napi Program Asimilasi Covid-19 di Malang Lakukan Curanmor
Baru Bebas, Mantan Napi Program Asimilasi Covid-19 Ini Malah Curi Motor
Baru 5 Hari Bebas Asimilasi Corona, Pemuda Karanganyar ini Curi Motor
Tak Punya Uang usai Bebas Asimilasi Covid-19, Eks Napi Curi Motor Lagi
Baru Bebas Program Asimilasi, Spesialis Curanmor di Palembang Kembali Tertangkap

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami