Baru Periksa 3 Saksi, Sidang Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Dilanjutkan Jumat

Baru Periksa 3 Saksi, Sidang Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Dilanjutkan Jumat
Sidang Perkara Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra. ©2020 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam
PERISTIWA | 4 November 2020 07:43 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Sidang perkara surat jalan palsu Joko Sugiarto Tjandra alias Djoko Tjandra dengan agenda pemeriksaan ketujuh saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur ditunda sampai Jumat (6/11). Dalam sidang yang berlangsung hingga tengah malam kemarin itu baru tiga saksi diperiksa majelis hakim.

"Karena waktu yang sudah pukul 22.30 Wib dan sudah tidak memungkinkan untuk konsentrasi lagi. Maka sidang akan dilanjutkan pada hari Jumat, jadi tiga hari lagi dari sekarang. Jadi mohon maaf dan nanti kita didengarkan kembali keterangan saudara," ujar Hakim Ketua saat sidang, Selasa (3/11) malam.

Pada sidang nanti, Majelis Hakim meminta agar sidang dimulai lebih cepat dibandingkan hari ini. Supaya waktu yang dibutuhkan tercukupi untuk pemeriksaan terhadap keseluruhan saksi.

"Sidang besok coba kita mulai lebih awal, sekitar jam 9 lebih awal, karena kita satu-satu pemeriksaannya," kata hakim.

Sidang kali ini menghadirkan ketujuh saksi di antaranya atas nama Iwan Purwanto Dody Jaya, Eti Wahyuni, Sri Rejeki Ivana Lelyawati, Anik Kartini, Dr. Hambek Tanuhita, dan Nurul Huda.

Diketahui bahwa Ketujuh saksi yang dihadirkan seluruhnya merupakan pekerja di lingkungan kepolisian. Empat di antara tujuh saksi merupakan anggota Polri dan tiga orang lainnya merupakan PNS di lingkungan Polri.

Ketujuh saksi ini dihadirkan secara bersamaan untuk pemeriksaan terhadap ketiga terdakwa yang hadir secara virtual yakni, Djoko Tjandra, Anita Dewi Kolopaking, Brigjen Prasetijo Utomo.

Sekedar informasi dari keseluruhan saksi yang baru menjalani pemeriksaan di persidangan hanya Iwan Purwanto, Dody Jaya, Eti Wahyuni. Sementara terdapat sisa saksi yang belum diperiksa yaitu, Sri Rejeki Ivana Lelyawati, Anik Kartini, Dr. Hambek Tanuhita, dan Nurul Huda.

Baca Selanjutnya: Hakim Pertimbangan Sidang Offline...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami