Batu & Kertas Berisi Pesan Kematian Ditemukan di Kos Pasutri Tewas di Surabaya

PERISTIWA | 9 Juni 2019 18:20 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Sepasang suami istri ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya, Jalan Kupang Gunung Timur IV/ 30 Surabaya. Ada sebuah kejanggalan di balik tewasnya kedua pasutri ini.

Sang suami bernama Sumardi, 56 tahun ditemukan dalam kondisi tergantung di pintu. Sementara, istrinya, Romiyah 55 tahun tewas bersimbah darah di lantai.

Wakil Kepala Polsek Sawahan Surabaya Ajun Komisaris Polisi (AKP) Eko Sudarmanto mengatakan Sumardi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri setelah menghabisi nyawa istrinya. Hal itu diketahui dari secarik kertas berisi catatan kekecewaan Sumardi kepada istrinya yang ditemukan polisi dalam sebuah buku.

"Kami menemukan catatan pada secarik kertas yang terselip dalam sebuah buku yang diduga ditulis oleh korban Sumardi. Isinya semacam kekecewaan karena istrinya diduga selingkuh dan menyatakan lebih baik pasangan suami-istri ini sama-sama mati," ujar Eko di Surabaya seperti dilansir Antara, Minggu (9/6).

Berawal dari seorang warga yang menemukan jasad Sumardi di depan pintu kamar kosnya dalam posisi gantung diri menggunakan seutas tali. Setelah menerima laporan warga, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jasad Romiyah ditemukan dalam posisi terlentang di lantai kamar kos dengan muka berlumuran darah tertutup bantal, serta mulut tersumpal kain.

"Terdapat luka memar pada pelipis kiri dan kanan korban Romiyah. Tak jauh dari jasadnya, kami juga menemukan bongkahan batu dengan bekas darah," terang Eko.

Buku yang berisi catatan yang diduga ditulis tangan oleh Sumardi ditemukan polisi di dalam kamar kos tersebut. "Kami sudah bandingkan dengan tulisan tangan Sumardi yang lain dan ada kesamaan karakter sehingga kemungkinan besar catatan itu ditulis oleh dirinya sebelum kejadian," jelasnya.

Sejumlah saksi dari tetangga sekitar sudah dimintai keterangan oleh polisi. Eko mengaku kerap mendengar kalau pasangan suami-istri tersebut selama tinggal rumah kos Jalan Kupang Gunung Timur IV/ 30 Surabaya sering cekcok, yang diduga dipicu oleh api cemburu.

Baca juga:
Pasutri di Surabaya Tewas, Suami Tergantung di Pintu & Istri Bersimbah Darah
Mabuk, Ican Jatuh Ke Saluran Irigasi dan Ditemukan Meninggal Dunia
Diduga Kelaparan, Pelaku Penggorok Istri di Kediri Membusuk di Kebun Tebu
Polsek Penjaringan Sebar Sketsa Wajah Mayat Wanita dalam Karung di Waduk Pluit
Sempat Disangka Boneka, Jasad Bayi Ditemukan Tanpa Kepala, Kaki dan Tangan

(mdk/ray)