Bawa Senjata Api, Pengusaha dan Eks Anggota Polri Ditangkap di Bandara Soetta

Bawa Senjata Api, Pengusaha dan Eks Anggota Polri Ditangkap di Bandara Soetta
Polres Bandara Amankan direktur perusahaan pembawa senjata api. ©2020 Merdeka.com/Kirom
PERISTIWA | 27 Oktober 2020 15:25 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta mengamankan direktur perusahaan pembawa senjata api jenis revolver berinisial SAS. SAS kedapatan membawa senjata api saat hendak terbang ke Makassar melalui Bandara Soetta.

Selain SAS, polisi juga mengamankan ZI, bekas petugas Polisi yang kedapatan memesan 50 butir peluru tajam melalui perusahaan jasa pengiriman PT Pos Indonesia.

Kapolres Kota Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan kedua pelaku dijerat dengan Undang-undang darurat terkait kepemilikan senjata api sesuai pasal 1 ayat 1 undang-undang nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara 20 tahun atau seumur hidup.

"Keduanya kami jerat pasal yang sama, sesuai pasal 1 ayat 1 Undang undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman pemjara 20 tahun dan seumur hidup," ucap dia di Mapolresta Bandara Soetta, Selasa (27/10).

Adi menerangkan, pengungkapan kasus kepemilikan dan pengiriman senjata api tersebut terjadi pada (19/9) lalu. Saat itu, pelaku berinisial SAS hendak terbang ke Makasar melalui Bandara Soetta.

Kemudian, petugas Aviation Security dan Polres Bandara mendeteksi pelaku membawa senjata api jenis Revolver berikut empat butir peluru tajam yang ada di dalam Pistol.

"Kasus pertama 19 September, pelaku berniat terbang menuju Makasar. Saat dicek ditemukan revolver dan Pelaku SAS tidak dapat menunjukkan kelengkapan administrasi, berupa surat kelengkapan kepemilikan senjata," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Berdasarkan pengakuan tersangka pelaku SAS...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami