Bawaslu Temukan Penggelembungan Puluhan Ribu Suara di Jayapura

PERISTIWA | 15 Mei 2019 09:00 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura, Papua menemukan penggelembungan suara pemilih di Distrik Heram, Kota Jayapura dalam Pemilu presiden dan Legislatif 2019. Komisioner Bawaslu Kota Jayapura Hardin Halidin mengatakan, hal itu diketahui setelah rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Distrik Heram.

"Contohnya seperti dalam pemilihan DPR Papua, di mana jumlah total pemilih DPT, DPTb, dan DPK adalah 63.274 orang. Sementara pengguna hak pilih sebanyak 27.364 orang. Tapi suara sah yang terdistribusi disebutkan sebanyak 70.951 suara, ini semua terdistribusi kepada semua peserta Pemilu atau Caleg," katanya kepada wartawan, Selasa malam.

Sehingga, kata dia, ada puluhan ribu suara yang digelembungkan oleh penyelenggara di tingkat Distrik Heram. "Kira-kira ada 43 ribu suara yang selisih atau digelembungkan oleh penyelenggara di Heram. Hal inilah mengapa PPD Heram kami mintai keterangan," lanjutnya.

Terkait hal itu, Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir menilai bahwa ada dugaan penyelenggara kurang profesional dan tidak berintegritas, sehingga banyaknya aksi protes oleh saksi partai dan caleg.

"Yah, seperti yang rekan wartawan ketahui bahwa pada akhirnya kami periksa PPD Heram terkait hal ini," pungkasnya.

Baca juga:

Merasa Tidak Diperlakukan Adil, Sandiaga Beberkan Praktik Kotor Pemilu 2019

Rizal Ramli Sebut Kecurangan-kecurangan di Pemilu 2019 Luar Biasa

KPU Soal Prabowo Tolak Hasil Penghitungan Suara: Kalau Ada Kecurangan Lapor Bawaslu

Meninggal Sebelum Pencoblosan, Adik Ipar Megawati Raih Suara Terbanyak Kedua PDIP

PDIP Raih Suara Terbanyak di Jatim, Disusul PKB dan Gerindra

Tak Lolos DPR, Roy Suryo Salahkan Praktik Politik Uang di Yogyakarta

(mdk/cob)