Bayar Tunggakan BPJS dengan Sampah: Gotong Royong, Semua Tertolong

Bayar Tunggakan BPJS dengan Sampah: Gotong Royong, Semua Tertolong
Gerakan membayar tunggakan BPJS Kesehatan dengan sampah. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
NEWS | 7 Mei 2022 05:05 Reporter : Arie Basuki

Merdeka.com - Plastik hitam besar dan tumpukan kardus memenuhi pelataran depan Klinik Bhakti Rahayu Dalung, Badung, Bali, Jumat (6/5) siang. Satu per satu tumpukan itu dihitung menggunakan timbangan. Ada yang bertugas mencatat. Setelah ditimbang, sampah-sampah itu diberi label harga.

Antrean cukup panjang terlihat di klinik yang terletak di pinggir jalan raya Dalung-Denpasar itu. Mereka yang antre ternyata perwakilan dari Klinik Putu Parwata Dalung, Klinik Kulhen Dalung, Klinik Omsa Medic Jimbaran. Mereka datang membawa sampah. Sampah itu dikumpulkan dari warga peserta BPJS di lingkungan sekitar faskes mereka.

gerakan membayar tunggakan bpjs kesehatan dengan sampah
©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Aktivitas seperti ini tidak hanya terlihat di Klinik Bhakti Rahayu Dalung. Tapi juga di Klinik Sidhi Sai dan Klinik Omsa Medic. Sampah - sampah itu dikumpulkan dari warga yang menunggak BPJS Kesehatan. Warga menyerahkan kepada faskes, untuk kemudian dikumpulkan para aktivis lingkungan dari Bali Waste Cycle (BWC).

Ada dua misi yang tergambar dari aktivitas ini. Yakni misi Zero Tunggakan BPJS dan misi mengurangi sampah di Bali.

gerakan membayar tunggakan bpjs kesehatan dengan sampah
©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

"Program sinergi BPJS Kesehatan Badung ini sangat inovatif dan sangat bermanfaat bagi peserta yang menunggak iuran JKN," ujar dokter Komang Arya pimpinan Klinik Putu Parwata.

"Dengan sampah bisa membayar JKN, dengan sampah membantu sesama, dengan sampah kita bersinergi," tambahnya.

gerakan membayar tunggakan bpjs kesehatan dengan sampah
©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Sistemnya pun sederhana. Warga yang menunggak iuran BPJS cukup membawa sampah ke faskes. Lalu perwakilan faskes menyerahkannya ke Bali Waste Cycle dengan didampingi staf BPJS Kesehatan Badung.

Petugas mencatat berat sampah dan dikonversi ke dalam rupiah. Lalu dimasukkan ke saldo pembayaran BPJS yang tertunggak. Sampah sampah itu selanjutnya dimasukan ke dalam truk untuk dibawa ke pusat daur ulang BWC.

gerakan membayar tunggakan bpjs kesehatan dengan sampah
©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

"Slogan dengan gotong royong semua tertolong terwujud dengan baik di Kabupaten Badung," jelasnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) yang juga founder BWC, Putu Ivan Yunatana mengapresiasi terobosan ini. Gerakan bersama yang diinisiasi BPJS Kesehatan Kabupaten Badung.

gerakan membayar tunggakan bpjs kesehatan dengan sampah
©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Dengan gerakan ini, sampah di Kabupaten Badung bisa dikurangi. Tak hanya itu, sampah-sampah itu juga bermanfaat untuk biaya pengobatan atau kesehatan warga miskin.

"Ini terobosan yang kreatif dan sangat bagus karena melalui program tersebut selain dapat membantu penanganan lingkungan karena sampah dapat terkelola dengan baik juga dapat berkontribusi membantu mensukseskan program JKN-KIS," ucap Putu Ivan.

Baca juga:
Gerakan Membayar Tunggakan BPJS Kesehatan dengan Sampah
Cerita Pilu Melawan Hemofilia, Berharap Bantuan Negara
6 Cara Cek Saldo BPJS Kesehatan di HP, Mudah dan Cepat
Pemkot Bogor Tambah Kuota Insentif Guru Ngaji, Total Penerima 3.000 Orang
Dirut BPJS Kesehatan: Komitmen Rumah Sakit Kunci Tingkatkan Kualitas Layanan
Dirut BPJS Kesehatan: Prinsip Pelaksanaan Program JKN-KIS Sudah Sesuai Syariah

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami