Bayinya pucat dan menguning, Heather bikin geger lapas Kerobokan

Bayinya pucat dan menguning, Heather bikin geger lapas Kerobokan
Heather Lois dan Tommy. ©2014 Merdeka.com
PERISTIWA | 27 Maret 2015 15:06 Reporter : Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Heather Lois Mack (22) warga asal Amerika yang melahirkan Selasa malam (17/3) lalu‎, bikin geger penghuni Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Kerobokan, Denpasar Bali. Sejak semalam dini hari (27/3) terdakwa kasus pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Nusa Dua, ini menangis histeris dalam ruang selnya.

Heather teriak sejadi-jadinya melihat kondisi anaknya yang nampak pucat menguning. Apalagi bayi perempuan yang mungil itu juga terus menangis.

"Bagaimana mau diam, pak ASI belum lancar, bayi itu haus. Tidak ada masalah kok dengan kesehatan bayinya," ungkap ‎dr Hendrawan, dokter khusus di LP Kerobokan Denpasar, Jumat (27/3).

dr Hendrawan juga meyakinkan bahwa kondisi bayi Heather hanya pengaruh suhu yang beralih ke panas. "Ini perubahan iklim saja, jadi gerah. Tidak ada masalah dengan bayi itu," ucapnya menegaskan kembali.

Karena kepanikan Heather, katanya semalam sempat geger seluruh penghuni di Lapas Kerobokan. Terlebih lagi ruang Blok antara Blok satu dengan Blok lainnya dalam sel berdampingan. Bahkan suara tangisan ibu dan bayi asal Amerika ini hingga terdengar di sel Blok pria.

"Untuk menenangkannya sempat harus digendong di halaman lapangan Lapas. Saya sarankan untuk diperiksakan ke rumah sakit kalau dia tidak yakin, dan kebetulan hari ini jadwal untuk kontrol," terang dokter Hendrawan.

Petugas di RSUP Sanglah juga membenarkan bahwa sekitar pukul 11.00 Wita, siang tadi (27/3) Heather ditemani petugas dari Lapas melakukan kontrol kesehatan bayi dan ibunya. "Tadi memang benar ada ibu WNA kontrol bayi. Ini check up pertama setelah keluar dari rumah sakit," terang salah seorang perawat di RSUP Sanglah, Jumat (27/3) di Denpasar, Bali. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami