Bea Cukai Jabar Lelang 13 Unit Harley Davidson Ilegal

PERISTIWA | 11 Desember 2019 11:51 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Polda Jabar mengamankan 22 unit motor besar ilegal jenis Harley Davidson. Setelah ditetapkan sebagai barang milik negara (BMN), Bea Cukai Jabar menyerahkan sejumlah unit Kejaksaan Tinggi dan Polda untuk keperluan patwal (Patroli dan Pengawalan), sisanya dilelang.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jabar, Saipullah Nasution mengatakan puluhan unit motor besar ini adalah eks penindakan di bidang kepabeanan dan cukai yang berhasil diselesaikan penanganan perkaranya.

13 unit motor besar diputuskan dilelang dengan total Rp1,6 miliar untuk kas negara. Sisanya, diputuskan bahwa status penggunaannya pada Polda Jabar dan Kejaksaan Tinggi Jabar.

"Ada yang sudah dilelang bulan September lalu. Kemudian, tujuh unit diserahkan Polda Jabar, dua unit ke Kejaksaan Tinggi (Kejati Jabar) untuk (dimanfaatkan kendaraan) Patwal," katanya di Kantor Wilayah Bea Cukai Jabar, Jalan Surapati, Kota Bandung, Rabu (11/12).

Ia mengatakan, penindakan dan penanganan perkara motor besar illegal tersebut merupakan kerjasama antara Kanwil DJBC Jawa Barat dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat atas peredaran kendaraan illegal di wilayah Jawa Barat.

1 dari 1 halaman

Di tempat yang sama, Dirkrimsus Polda Jabar, Kombes Iksantyo Bagus Pramono mengatakan puluhan unit itu didapatkan dari razia kendaraan pada tahun lalu. Dalam kasus itu tidak ada tersangka yang ditetapkan.

"Ketika ditilang, si pemilik tidak ada surat kendaraan. Masuk ke indonesia tidak ada bea cukai," ujarnya.

"Mereka bilangnya beli dari e-bay. Masuk (ke Indonesia berbentuk) spareparts, dibuat di sini (di Indonesia), iya Harley," ucap dia sambil berlalu. (mdk/fik)

Baca juga:
Ribuan Botol Miras dan Puluhan Ton Pakaian Bekas Ilegal Dimusnahkan di Bandung
Bea Cukai Jabar Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Puluhan Ton Pakaian Bekas
Kasus Penyelundupan Harley di Pesawat Garuda Indonesia Masuk Tahap Penyidikan
Penjelasan Bea Cukai Soal Temuan Harley Davidson di Pesawat Garuda Indonesia
Ranah Bea Cukai, Polri Tak Usut Kasus Eks Dirut Garuda Selundupkan Harley Davidson
Bea Cukai Ancam Pidana Direksi Garuda Indonesia 1 Tahun Akibat Selundupkan Harley

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.